Thursday, August 9, 2012

Goddess!!! Part 1

 
Cast           : Lee Donghae, Im Yoona, Kim Kibum.

Other Cast  :  Cho Kyuhyun, Jessica Jung, dll

genre           : Romance, Frienship, family, angst, Fantasy

Author        : Meiliyana


Hehehehehe Yuhuuuuu, my readers yang kecenya gak nahan (―˛―“). Author yana Comeback nih .  Authorkan Pyrotechnics, so author cinta mati ama YOONHAE. Author memutuskan untuk buat FF Yoonhae baru. Kalau mungkin nih alur cerita bakal suram Author minta maaf buat kalian semua (ʃ⌣ƪ). Tapi!! Ada tapinya nih, biar jelek jangan lupa commentnya. Hargai dong! Kan kalian udah baca. Segitu aja deh, ayo ayo Kita baca yuhuuuu ╭(′▽`)╯. DON'T FORGET RCL Yooo! Like this Yo like this /(‾▿‾/)┌(_o_)┐ (/‾▿‾)/

@Yanameiliyana ← Follow, folback? Mention :)

It's a Miracle....


"Mianhae, tapi aku masih ingin fokus dengan pembelajaranku saja."

Lee Donghae, begitulah kalimat yang selalu keluar dari bibirnya, jika ada wanita atau teman sekampusnya yang menyatakan perasaan padanya.

Namja yang terkenal dingin terhadap wanita itu, tetap saja mempunyai karisma yang menjadi daya tarik setiap yeoja yang melihatnya. Dia tidak pernah untuk memikirkan masalah percintaannya, yang selalu diutamakannya adalah sesuatu yang berbau dengan study. Makanya, tidak mengherankan jika dia tidak pernah punya pacar, Cinta pertama pun tidak.

"Lee Donghae, Kajja!." Seru Kyuhyun bersama Kibum, mereka bertiga memang di kenal sebagai flower boys di Universitas Kyunghee.

"Woaaah, lagi-lagi teman kita satu ini di tembak cewek, ciyeee." Ejek Kyuhyun sembari merangkul Donghae. "Terus bagaimana. Kau menerimanya?." Tambahnya lagi.

"Aku menolaknya." Balas Donghae acuh yang masih terfokus dengan bacaannya.

"Mwo! Kau menolaknya? Kau tidak tahu, Dia itu Jessica dari kelas Seni. Babo! Gadis seperfect dia, masih saja Kau tolak. Kau ini benar-benar namja atau tidak?." Pekik Kibum sembari menyentuh dahi Donghae.

"Hya!! Aku ini lelaki tulen, hanya saja belum ada satu wanitapun yang nyangkut di hati." Ungkap Donghae dingin.

"Aigoo, sudahlah. Memang susah berbicara sama anak kutu buku yang cintanya cuma sama buku. Apalagi kalau sudah ngomongin masalah wanita, si Tuan Lee ini bakal susah ngertinya.." Cibir Kibum yang kemudian lari menghindar sambil menjulurkan lidahnya.

"Mwo?! SINI KAU!." Bentak Donghae Kesal dan ikut mengejarnya.

"Dua namja yang kekanak-kanakan" ejek Kyuhyun sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, yang daritadi hanya menatap jengah kedua chingunya itu

♥♥♥

"Yeoboseyo, Donghae! Kami berdua pulang duluan. Anyeong." Pesan suara yang ditinggalkan oleh Kyuhyun dan Kibum. Mungkin sudah terlalu lama mereka berdua menunggu Donghae yang masih saja sibuk bergeming di dalam perpustakaan. Waktu Sudah menunjukkan hampir tengah malam, tapi bukan Donghae namanya kalau menyerah di tengah jalan.

Ya saat ini Dia sedang sibuk membaca-baca tentang legenda mahkluk dongeng dari tanah eropa. Sebenarnya Dia tidak suka membaca buku yang berkaitan dengan hal-hal takhayul seperti itu, hanya saja tadi saat Ia mencari-cari sebuah buku di Rak buku khusus materi Sejarah, Ia menemukan Buku tersebut, mungkin saja itu ulah para mahasiswa yang tidak bertanggung jawab mengembalikannya ke tempat semula.

Melihat sampul buku itu, Hati Donghae tergerak untuk membacanya, macam perasaan ingin tahu.

"Sunbae,maaf mengganggu. Tapi ini sudah larut malam. Perpustakaan sebentar lagi akan di tutup." Tegur seorang junior Donghae, Donghae pun mengangguk. Lalu ia melepas kacamata minusnya dan beranjak pulang.

"Bidadari? Memang itu nyata? Aigoo, yak itu hanya dongeng, babo sekali Kau ini, Lee Donghae." Gumam Donghae pada dirinya sendiri, Ia berjalan pulang menuju rumahnya yang jaraknya lumayan jauh dari kampus. Biasanya Dia sering pulang dengan naik busway yang satu jurusan ke arah rumahnya, hanya saja jam-jam seperti ini mana mungkin Busway akan menghampiri dirinya, kecuali itu bus hantu.

Ditengah-tengah perjalanan entah mengapa rasa takut meresapinya sekarang. Semakin Ia berjalan cepat selalu seperti ada orang di belakangnya. Langkahnya pun berhenti tepat di sebuah pertigaan, Donghae mencoba menengok ke belakang, tapi tak ada orang di belakangnya, Lalu mengedarkan pandangan,hasilnya nihil. Walaupun Ia tidak menemukan orang ataupun hal yang janggal, tetap saja tubuhnya gemetaran mengucurkan keringat.

Donghae mencoba berlari sekencang-kencangnya, persetan dengan benda-benda yang berada di depannya, Ia terjang semuanya, yang penting sekarang adalah dirinya selamat. Tiba-tiba saja sekelebat cahaya terang yang asalnya tidak tahu dari mana, berhenti tepat di hadapannya, membuat Donghae terjatuh, akibat melakukan pengereman mendadak waktu Ia lari tadi.

Kian lama, cahaya itu berangsur-angsur menghilang dan menampakkan sosok bayangan  seperti seorang wanita, tapi anehnya terdapat kedua sayap di bahunya, wajahnya samar-samar tertutupi cahaya  . "Mungkin dia malaikat maut yang akan mengambil nyawaku." Pikir Donghae, Ia pun menutup kedua matanya, kepalanya terasa pusing. Sempat Ia menyipitkan matanya sebentar, wanita bersayap itu mendekatinya, lalu meraih tangan kanan Donghae. Kulitnya terasa sangat lembut dan aroma tubuhnya yang wangi semerbak bunga. Wanita itupun membisikkan sebuah kalimat ke telinga Donghae, "Tolong, Ikut Aku. Apa Kau bersedia." Bisik wanita itu. Donghae hanya mengangguk pelan sekaligus pasrah, tubuhnya kini terasa sangat lemas, sehingga ia tidak dapat melakukan apa-apa.
Dalam sekejap saja tubuhnya tidak tahu apa-apa lagi, seperti menyebrangi dimensi lain begitulah rasanya.

♥♥♥

"Abeoji aku mohon, ijinkan aku menetap di bumi. Aku ingin merasakan hidup bebas seperti para manusia." Suara seorang wanita membangunkanku yang sedari tadi hanya terlelap, perlahan Aku membuka mataku. Ku lihat Di sekelilingku terdapat sebuah kerajaan besar yang indah. Mwo?! Kerajaan? Aku pun segera bangkit, tapi apa ini?! Permadani. Aku menurunkan kakiku dari permadani, anehnya aku merasakan kakiku seperti menyentuh air bukan tapi mirip seperti embun. Ku edarkan pandanganku sekali lagi, banyak sekali orang-orang yang bersayap, tapi kenapa cuma aku yang tidak menpunyainya, dan anehnya lagi aku bisa melihat awan-awan melayang bebas, mirip seperti aku menaiki pesawat, hanya saja ini lebih nyata, bahkan Aku bisa menyentuhya. Seperti inikah rupanya surga?.

Di hadapanku sekarang ada seorang gadis yang sedang berdiri di depan seorang laki-laki yang mungkin adalah raja di tempat tak diketahui ini. Gadis itu tak bersayap, mungkin dia sedang tak menampakkannya. Aku tidak dapat melihat wajahnya, karena Dia membelakangiku, tapi aku bisa melihat wajah laki-laki itu, rupanya bisa di bilang sangat mirip dengan wajah dewa zeuz didalam buku yang baru saja aku baca di perpustakaan tadi. Jangan-jangan mereka kembaran?.

"Tidak! Kau bahkan belum menikah. Kau tahu nak, di bumi itu kehidupannya tidak seindah seperti yang kau bayangkan." Cetus lelaki itu, rupanya Dia adalah ayah dari gadis itu. Tch, aku baru mengerti mereka bukan manusia ternyata, pantas saja mereka bersayap.

"Abeoji jebbal! Aku pasti akan menikah, tapi Aku ingin mendapatkan pendamping hidup manusia, bukan mahkluk seperti Kita ini abeoji . Bukankah Kita memiliki kesamaan seperti mereka, Kita mempunyai umur, bahkan bisa menjadi tua. Karena, itu aku membawa seorang manusia laki-laki yang akan menjadi suamiku." Ucap gadis itu, Seketika saja semua pandangan mereka mengarah kepadaku, kecuali gadis itu, Ia masih menatap ke arah ayahnya. Aku hanya membalas menatap heran ke arah mereka. Laki-laki itu bangkit dari singgasananya dan menghampiriku. "Kau mau menjaga putriku?." Tanyanya padaku, hatiku menolak, tapi kenapa raga ini malah bertolak belakang, aku spontan mengangguk setuju.

"Yeobo sisanya aku serahkan kepadamu, kalau Kau menolak aku juga akan menolak." Lanjut lelaki itu, lalu berlalu meninggalkan aku , gadis itu , dan wanita bersayap cantik yang adalah para dayang. Pintu terbuka dan Seorang wanita yang sepertinya istri dari lelaki tadi. Ia menghampiri putrinya.

"Sayang, jika itu jalan menuju kebahagiaanmu, buat apa aku harus membatasinya. Kau pergilah dengan namja itu." Ucap wanita itu. "Ini, aku berikan kamu identitas pengenalmu sebagai seorang manusia." Lanjutnya sembari memberikan sebuah map kepada gadis itu.

"Gamsahabnida eommoni." Seru gadis itu kesenangan sambil meraih map itu dan memeluk eommanya. Ketika pelukan mereka usai, wanita itu menjentikkan jarinya. Dalam sekejap aku merasa tubuhku lemas dan tidak dapat merasakan apa-apa.

♥♥♥

"Hoammmm!."
Kenapa badanku pegal sekali?. Loh kok aku bisa ada di kamar?. Aku menampar pelan pipiku, agar diriku segera tersadar. "Mungkin tadi hanya mimpi." Gumamku sendiri.

Hiks...Hiks...Hiks...
Deg!! Suara apa itu? Setahuku didalam rumah ini hanya aku sendirian, Aku pun segera bangkit dari kasurku, lalu mencari arah suara tersebut. Lama-lama suara itu semakin mendengar, terdengar jelas kalau ini suara isak tangis yeoja. Tubuhku sudah bergetar ingin rasanya kabur, hanya saja aku masih penasaran dengan suara itu.

Dari suara itu, kutemui seorang wanita yang terduduk di pojokan ruang keluargaku. Ia membenamkan wajahnya di kedua kakinya yang ia lipat.

"Nugu-ya?." Tanyaku menyentuh bahunya. Gadis itu lalu mendongak keatas. Dari wajahnya dapat kuketahui kalau Ia tadi menangis. Namun walaupun matanya sembab, Wajahnya Luar biasa Cantik!. Astaga! Bahkan kulitnya sangat lembut. Tubuhnya juga wangi, aku hanya bisa berdecak kagum melihat kesempurnaan wanita ini.

Mukanya hanya memandangiku datar, lalu Ia menyerahkan sebuah Map. Map? Bukankah itu benda yang ada di mimpiku?.

"Aku sudah melihat didalamnya, tapi Aku tidak tahu menggunakannya. Identitas pengenal? Aku benar-benar tidak tahu bagaimana memakainya." Isaknya. Mwo?! Jadi mimpiku tadi nyata!.

Tanpa berbasa-basi lagi akupun membuka isi map tersebut, didalamnya aku temui sebuah Akte kelahiran, Ijasah dari pendidikan dasar hingga tinggi, KTP, dll. Wah dongeng Eropa, ternyata benar-benar nyata. Peri yang bisa membuat apa saja, bahkan surat-surat penting seperti itu.

"Namamu siapa? Disini tertulis kalau namamu itu Im Yoon Ah."

"Molla." Sahutnya singkat sembari menggeleng kecil.

"Baiklah kalau begitu aku akan memanggilmu Yoona." Ucapku. Ia tersenyum senang.

"Yoona kamu tinggal dimana biar aku yang mengantarmu pulang." Tuturku.

"Aku kan tinggal bersamamu, bukankah Kau sendiri yang mengangguk setuju saat Abeoji meminta kepadamu. " Jelas Yoona menatap heran Donghae.

Akupun terhenyak di tempat, bagaimana mungkin sebuah anggukan kecil dapat merubah semuanya, aku mengigit bibir bawahku.

"Bagaimana bisa?!" Ujar ku setengah berteriak. Gadis didepanku hanya memandangku bingung.

"Apanya?" Tanyanya polos. Akh aku bisa gila kalau seperti ini. Aku membenturkan pelan kepalaku ditembok samping yeoja itu duduk.

"aku mengangguk lalu itu tandanya aku setuju kalau kau adalah tanggung jawabku?" Tanyaku, walaupun aku memang tau jawabannya, tapi entahlah aku ingin mendengar jawabannya.

"Ne itu artinya kau setuju, aku adalah tanggung jawabmu. Dan Kau akan menjadi suamiku" yeoja itu tersenyum lebar kepadaku, ya ampun suami? Nde?! Aku akan menjadi suaminya!!! Bagaimana bisa? Yeoja ini polos atau bodoh sih, bagaimana bisa dia mengatakan hal seperti itu secara blak-blakan. Ah aku akan semakin gila.

"Tap..tapi kalau aku tidak mau bagaimana?" Tanyaku lagi walau setengah gugup. Yeoja itu langsung menatapku tajam meraih kerah piamaku.

"Maka abojiku akan menghabisimu" jawabnya dengan mata berkilat. Oh god lihat-lihat wanita ini tadi berwajah imut langsung berubah menjadi wanita yang ingin memakanku hidup-hidup.

Aku menelan salivaku "ayahmu akan membunuhku?" Yeoja itu kembali tersenyum riang, dia menarik kerah bajuku dan ... Wanita ini kembali membuatku terkejut, karena DIA MENCIUM PIPI KANANKU, catat!

"Tidak selama kau selalu menjagaku dengan baik" balasnya lagi sambil mengedipkan matanya.

"ANDWEEE!!!" Jeritku dalam hati, aku belum mengenal dirinya, bahkan dia dengan lancang mencium pipiku, setahuku seumur hidup yang baru menciumku hanyalah Kakak dan Eommaku.

"Boleh Ku tahu, siapakah  sebenarnya dirimu, bukankah Kalian bukan manusia?."

"Aku adalah seorang Goddess, tapi aku punya umur dan bisa tua sama seperti kalian." Jelasnya tersenyum sambil bersender di bahuku.

Deg!!! ●__●!!!!

Yeoja ini. Baru awal mengenalnya saja, sudah membuatku senam jantung, belum lagi kalau seterusnya dia akan tinggal disini, maka aku harus cepat-cepat Tobat, karena mungkin aku bisa Stroke lalu Mampus! .

"Dan aku minta 1 permintaan. Jangan sampai kau beberkan indentitas diriku kepada orang lain. Atau Kau bisa ngeeeek!. " Yeoja itu tiba-tiba saja menarik kerah bajuku lagi, juga wajahnya berubah 180 derajat dari yang tadi, menjadi sangat mengerikan. Aku hanya bergidik ngeri tidak bisa berkata apa-apa lagi.

♥♥♥

Author POV

Seperti hari-hari biasanya, Donghae tidak pernah absen untuk pergi ke kampus, hanya saja kali ini Dia sedikit berbeda, karena Ia datang ke kampus bersama Yoona untuk mendaftarkan Yoona sebagai mahasiswi di Kampus Donghae. Tidak sedikit Yeoja ataupun Namja yang menatap ke arah mereka. Akhirnya Ia pun memutuskan untuk bertemu dengan kedua chingunya di kantin dahulu.

"Donghae!." Pekik Kyuhyun memanggil Donghae yang sedari tadi hanya berdiri mencari keberadaan meja chingunya."Psst, yeoja yang di belakang Donghae itu yeoja chingunya ya?." Bisik Kibum ke Kyuhyun yang melihat Donghae tidak sendirian, tetapi bersama Yoona. "Molla." Kyuhyun menggeleng pelan.

"Kau duduk di sini ya. Jangan ganggu aku dan teman-temanku. Juga jangan kemana-kemana, arraseo?." Pinta Donghae sembari mendudukkan Yoona ke meja makan yang tak jauh dari tempat ke dua chingunya Donghae.

"Waeyo?." Balas Yoona sedikit memelas. "Ini, pembicaraan antara lelaki. Kau wanita tidak akan mengerti." Bohong Donghae. Yoona hanya mengangguk menandakan kalau Ia mengerti.

"Yak Donghae!, kenapa tak Kau kenalkan yeoja itu kepada Kami. Apa dia yeoja chingumu?." Tanya Kyuhyun begitu Donghae mendaratkan pantatnya di tempat duduk samping Kibum.

"Ani, dia bukan yeoja chinguku." Jelas donghae sedikit membentak.

"Eiii, kalau begitu kenalkan kepada Kami." Celetuk Kibum menyenggol sikut Donghae.

"Kalian ini! Dia bukan manusia, dia itu....." Omongan Donghae terputus ketika mengingat kalimat yang dilontarkan dari mulut Yoona kemarin. "Dan aku minta 1 permintaan. Jangan sampai kau beberkan indentitas diriku kepada orang lain. Atau Kau bisa ngeeeek!." Muka Donghae langsung berubah menjadi pucat pasi, membayangkan jika hal itu benar-benar terjadi.

"Donghae! Wae?Gwenchana?." Tanya Kibum menepuk bahunya, membuat Donghae membuyarkan lamunannya.

"Hah? Mmm ani.. Gwenchana." Sahut Donghae gelagapan.

"Ayo, kenalkan kepada Kami yeoja itu." Pinta Kibum sembari mencengkram tangan Donghae, Donghae, akhirnya Donghae menuruti permintaan chingunya tersebut. Ia memanggil Yoona ketempatnya.

"Kibum Kyuhyun. Perkenalkan namanya Im Yoon Ah. Panggil saja Yoona."

"Anyeonghaseo, joneun Yoona Imnida." Tutur Yoona sembari tersenyum manis.

"Woaa Neomu yeopeo." Kagum Kibum yang terus memperhatikan Yoona. Yoona hanya tersenyum polos.

"Tch, awalnya memang Yeoja yang cantik, tapi jika tahu kalau Yeoja ini sangat menakutkan. Ku yakin pasti Dia akan menarik kata-katanya kembali." Batin Donghae sebal menatap yeoja di hadapannya.

"Kamu tinggal dimana?." Tanya Kyuhyun.

"Serumah dengannya." Tunjuk Yoona ke arah Donghae, dalam sekejap tatapan kedua orang namja itupun mengarah kepadanya.

"Kalian benar-benar pacaran atau tidak." Sungut Kibum ala detective yang sedang mengintrogasi.

"Jeongmal! Kami berdua hanya CHINGU." Jelas Donghae gusar.

"Aigoo, Chingu tapi serumah. Ckckckck hubungan yang membingungkan." Kyuhyun menggeleng kepalanya pelan.

♥♥♥

Sepanjang perjalanan Donghae menuju ruangan untuk mendaftarkan Yoona, tak henti-hentinya pandangan aneh ditudingkan kepada mereka.

"Yoona, bisakah Kau menungguku? Kau tidak bisa masuk kedalam. Kau tunggu ya." Donghae mengarahkan Yoona ke ruang tunggu yang tempatnya bersampingan dengan ruang tersebut. Yoona mengangguk mengerti. Setelah Donghae beranjak masuk ke ruangan itu, Yoona hanya diam di tempat. Sesekali Ia menghela nafasnya, memainkan jarinya, ataupun memperhatikan seluruh mahasiswa wanita di kampus.

"Psst, ya Jessica. Kau tahu Wanita yang duduk di sampingmu itu, yeoja chingunya Donghae, tadi mereka berdua bersama terus. Ckckckck wajar saja Donghae suka menolak kalau ada yeoja yang menyatakan cinta padanya, ternyata yeoja chingunya sangat cantik." Bisik seorang Yeoja kepada Jessica yang saat ini tidak sengaja duduk bersampingan dengan Yoona.

"Mwo?! Hya! Kau ini chinguku atau bukan sih. Tipe Donghae seperti ini? OMO begitu sederhana sekali Dia. Jauh istimewanya dariku." Desis Jessica tak mau kalah. Ia pun segera bangkit dari duduknya, lalu menghampiri Yoona yang sedari tadi menunggu bosan Donghae.

"Ya! Ayo Kita bicara di luar." Ucapnya sinis sambil berkacak pinggang (¬˛¬").

"Nugu?." Tanya Yoona bingung, karena Ia belum mengenal Yeoja dihadapannya.

"Tch, tidak penting Kau tahu namaku, sekarang aku butuh berbicara denganmu." Ketus Jessica. Yoona pun mengekori Jessica dan teman-temannya ke luar Kampus. Sesampai diluar Jessica mulai menginterogasi Yoona.

"Namamu siapa?." Tanya Jessica sembari menyilangkan tangan di dadanya

"Aku Yoona." Sahut Yoona.

"Apa hubunganmu dengan Donghae Oppa? Apa Dia Namja Chingumu?." Kali ini tatapan Jessica sedikit tajam ke arah Yoona, sedangkan di sisi lain para mahasiswa yang tidak sengaja lewat, tertarik menonton mereka berdua.

"Chingu?." Jawab Yoona sedikit mengingat ucapan Donghae sebelumnya.

"Jess, sepertinya dia bukan rivalmu. Tapi aku dengar mereka tinggal serumah. Apa dia bohong?." Bisik seorang teman Jessica mempropokator hingga membuat suasana menjadi panas.

"MWO?!" Pekik Jessica membelalakkan matanya. "Kalau begitu, mengapa aku dengar-dengar dari yang lain kalau kalian berdua serumah. Apa itu yang namanya CHINGU?." Lanjutnya lagi dengan nada meninggi. Kini mereka berdua telah di kelilingi mahasiswa lain yang asyik menonton mereka. Yoona sedikit gemetar, karena baru kali pertamanya Ia diperlakukan seperti ini. "Jeongmal, obseo." Ucapnya parau sembari menatap Jessica.

♥♥♥

"Hei, Kyu disana ramai banget, ada apa sih?." Tanya Kibum pada Kyuhyun yang tidak sengaja melewati kerumunan Orang-orang tengah asyik melihat sesuatu.

"Molla, Kita lihat saja yuk." Kibum dan Donghae pun menghampiri orang - orang itu.

"MWO?!"

"Kalau begitu, mengapa aku dengar-dengar dari yang lain kalau kalian berdua serumah. Apa itu yang namanya CHINGU?."

"Jeongmal, obseo."

Kibum dan Kyuhyun pun segera maju kedepan untuk melihat siapa yang tengah ini sedang bertengkar. "Yoona?Jessica?." Seru Kyuhyun begitu tahu siapa yang sedang bersiteru sekarang.

"Kyu, kau lerai sudah keduanya. Kasihan Yoona, Diakan baru disini." Kibum menyenggol sikut Kyuhyun. "Kau saja. Biar aku mencari Donghae. Ppali!." Balas Kyuhyun, lalu berlari mencari Donghae.

Awalnya Kibum hanya diam ditempat, Ia ingin tahu sebenarnya apa yang telah mereka ributkan. Hanya saja, Ia prihatin dengan Yoona yang mulai di pojokkan dengan Jessica, Padahal Yoona tidak mengerti apapun. Jessica bertindak lebih parah lagi, Ia berhasil mendorong Yoona hingga jatuh terduduk, perlahan air mata Yoona mulai membasahi pipinya.

"Stop! Kau ini kenapa, sica? Diakan baru disini." Kibum membantu Yoona berdiri, lalu membersihkan pakaian Yoona yang kotor, akibat terjatuh tadi.

"Tch, tidak ada urusan denganmu, Oppa!." Sahut Jessica dengan nada angkuh.

"Yoonakan baru disini, tapi Kau sudah melabraknya hanya karena Cemburu dengan Donghae." Tegur Kibum, sembari mencekal tangan Yoona, yang bersembunyi di belakang punggungnya.

"Seharusnya Kau salahkan dia, Dia itu Bodoh atau pura-pura Polos sih!. Masa Chingu tapi serumah, mencurigakan!." Jessica menunjuk Yoona.

"Mereka memang Chingu, kok." Balas Kibum. "Bisa Kau buktikan?." Tantang Jessica sembari berkacak pinggang.

"Karena...Mmm Karena." Omongan Kibum sedikit terpotong, karena Ia sendiri baru mengenal Yoona. Tapi sebuah Ide jahil terlintas di otaknya. "Dia Yeoja Chinguku, wae?. Karena itu aku tidak suka Kau mendorongnya. Terutama saat Kau mendorongnya di hadapanku, Namja Chingunya. Itu membuatku marah." Jawab Kibum mantab dengan senyum sinis, dibalas dengan tatapan kaget dari semua kerumunan dan Jessica sendiri. Sedangkan Yoona hanya mengeluarkan ekspresi heran. Kibum pun menarik tangan Yoona, dan lari meninggalkan kerumunan siswa bersama Jessica yang masih terbelalak kaget mendengar statement yang di keluarkan dari mulut Kibum.

♥♥♥

Donghae dan Kyuhyun lari ketempat kejadian perkara, usai mendengar laporan dari Kyuhyun. Tapi, begitu mereka sampai di sana, Mereka tidak menemui Yoona dan Jessica, sosok Kibum pun tidak.

"Hya! Oediga?." Bentak Donghae dengan nafas tersenggal.

"Tadi disini, Jessica dan Yoona bertengkar di sini. Kibum juga aku tinggalkan di sini." Jelas Kyuhyun.

"Ya sudah ayo Kita cari mereka." Kyuhyun dan Donghae pun pergi mencari Kibum dan Yoona yang tidak tahu dimana.

♥♥♥

Kibum membawa Yoona ke sebuah danau yang tenang dan tak ada seorang manusia pun disana, Ia memang biasa kesana Jika sedang merasa risau. Mereka duduk di sebuah bangku taman di sisi danau.

"Yoona, gwenchana." Tanya Kibum sembari menyentuh dahi Yoona yang sedari tadi nampak pucat.

"Hmmm, gwenchana. Kamu tadi temannya Donghae kan?." Tanya Yoona sembari tersenyum.

"Ne, oh iya aku belum memperkenalkan diriku. Kibum imnida." Timpalnya.

"Gomawo, Kibum-ssi." Tutur Yoona. "Ne, cheonma.Panggil Aku Kibum saja." Sahut Kibum, yang di balas dengan anggukan singkat dari Yoona.

"Yoona, Kau dan Donghae apa beneran Chingu? Kok kalian tinggal serumah?." Tanya Kibum sembari menatap Yoona.

"Ne, kami beneran Chingu." Yoona mengangguk singkat sembari tersenyum ramah ke Kibum.

"Oh iya tadi disana Kau bilang Yeoja Chingu dan Namja Chingu, artinya apa?." Tanya Yoona polos. Kibum pun kembali mengingat ide gilanya tadi, spontan Ia menepuk dahinya. "Wae?." Sambung Yoona yang melihat tingkah Kibum.

"Yeoja ini sangat polos." Batin Kibum. "Mmm, Artinya Kau milikku dan Aku milikmu. Bisa di bilang Kekasih. Tapi.." Ucapan Kibum terpotong, Karena Yoona memeluknya. "Tapi Itu hanya bercanda." Lanjut Kibum dalam batinnya.

"Gomawo, telah menyelamatkanku dari wanita jahat tadi." Ungkap Yoona. Singgungan kecil membentuk sebuah senyuman muncul di wajah Kibum. Yoona memeluk Kibum, tapi rasanya bagaikan sebuah angin sejuk menerpanya. Bahkan Ia sendiri tidak sadar kalau Ia membalas pelukan Yoona. Aroma tubuh Yoona yang harum dapat tercium olehnya. Kibum menutup matanya. Lumayan lama sepertinya mereka berpelukan.

"Kibum, bisa kau lepaskan pelukanmu?. Aku tidak bisa bernafas." Sela Yoona yang masih dalam posisi di dadanya Kibum.

Kibum pun langsung tersadar. "Omo, mianhae." Tukas Kibum langsung melepaskan pelukannya. Kali ini ada yang aneh pada dirinya. Yoona hanya tersenyum.

"Pemandangannya Indah sekali." Puji Yoona sembari mengedarkan pandangannya, menatapi keindahan danau di depannya. Kibum hanya tersenyum.

Lagi-lagi Yoona bertingkah mengejutkan, Ia mencium Pipi kanan Kibum. Lantas hal itu membuat Kibum terhenyak. "Gomawo, hari ini Kau banyak menolongku, Kibum." Tambahnya sambil tersenyum riang.

Semburat bewarna merah nampak di pipi Kibum, entah kenapa kali ini jantungnya berdegub kencang, juga ada sensasi dalam dirinya yang membuat Ia terhipnotis untuk perlahan mendekati wajahnya pada Yoona, namun ketika mata keduanya saling bertemu. Kibum mendaratkan kecupan singkat di bibir Yoona. Sontak, usai melakukan itu Kibum segera tersadar. Tak henti-hentinya Ia menepuk dahinya. "Kau Bodoh!! Bagaimana bisa Kau mengecup bibir gadis yang baru beberapa jam Kau kenal! Kau bodoh!." Umpat Kibum dalam hati menyesali kelakuannya tadi.

♥♥♥

"Kyu, ini bukan tempatnya?." Tanya Donghae sembari berjalan menuruni jalan setapak menuju ke sebuah danau.

"Tidak salah lagi, aku sering di ajak Kibum kesini. Mobilnya juga ada di parkiran tadi. Mungkin saja Saat ini Dia sedang menenangkan Yoona yang baru di labrak Jessica." Jawab Kyuhyun. Mereka berdua pun terus berjalan ke danau, hingga Mereka  menemukan Yoona dan Kibum yang sedang duduk berdua di bangku dekat danau. Tapi, langkah keduanya terhenti ketika melihat Kibum sedang mengecup singkat bibir Yoona.

"Donghae!!! Apa yang mereka berdua lakukan." Pekik Kyuhyun yang melihat adegan tadi bersama Donghae. "Ya!Ya!Ya! Molla! Kajja! Kita hampiri mereka." Sergah Donghae menarik tangan Kyuhyun.

"Kibum Yoona!." Seru keduanya. Membuat Yoona dan Kibum bersamaan menoleh kepada mereka.

"Kibum Kita bicara nanti, aku mau membawa Yoona pulang." Donghae menarik tangan Yoona, lalu membawa Yoona pergi bersamanya.

"Tangannya berpindah ke dua namja dalam sehari." Batin Kibum menatapi Donghae dan Yoona yang menjauh.

"Kibum jelaskan padaku, perlakuanmu pada Yoona tadi!." Seloroh Kyuhyun menatap tajam Kibum.

"Entahlah, aku melakukannya spontan." Jawabnya singkat, sembari tersenyum sendiri mengingat kejadian yang barusan terjadi.

"Mwo?!. Kau gila, Kibum!." Sentak Kyuhyun.

"Mungkin, gila karenanya. Aku rasa aku tertarik padanya,Kyu." Timpalnya kemudian dengan sedikit kekehan.

♥♥♥

"Yoona, mengapa Kibum tadi menciummu?." Tanya Donghae begitu sampai di dalam rumah.

"Molla, tapi sebelumnya Aku sempat mencium pipinya, untuk tanda terimakasihku." Balas Yoona polos.

"Apa Kau itu tipe yang suka mencium Pipi namja dengan mudahnya!." Bentak Donghae yang membuat Yoona bingung.

"Donghae! Aku biasa melakukannya di Neverland. Itu biasa saja. Hanya saja yang di lakukan Kibum tadi sedikit berbeda." Tukas Yoona apa adanya.

"Yoona, sekarang Kau itu ada di bumi. Jadi kebiasaan seperti itu harus Kau hilangkan!. Kalau dibumi, mencium Pipi seorang namja yang tidak ada hubungan darah denganmu, bisa disalahartikan Kalau Kau menyukainya. Pokoknya jangan melakukan itu lagi, arraseo?." Titah Donghae.

"Ne." Jawab Yoona sedikit menunduk."Hei, Donghae-ah! Tadi di depan gadis yang jahat itu, Kibum bilang kalau aku Yeoja Chingunya. Membuat semua orang yang mengerumuniku tadi, seperti shock tidak percaya. Kau tahu mengapa mereka seperti itu?." Tanya Yoona sedikit memberanikan dirinya.

"MWO?! Kibum! Apa dia gila? Aisshhh!." Dengus Donghae mengacak rambutnya, lalu berjalan masuk menuju kamarnya.

BRAG!!!

Pintu kamarnya Ia tutup keras, sehingga membuat Yoona kaget.

"Dia itu kenapa sih?." Tanya Yoona terheran-heran.

-TBC-

Huaaahhh! Akhirnya selesai juga FF Author yang satu ini. Otte? Commentnya Author tunggu loh! Jangan jadi siders oke. Gamsahabnida (⌒˛⌒)

22 comments:

  1. next thour hwa! kibum!!!! yoona kau donghae saja kibum aku ne? *plak! xD #kidding :D


    ~Sella~

    ReplyDelete
  2. wahh unniee,... ini keren
    penasaran part 2 nya cepet update ya,,?
    eheheheh YOONHAE JJANG :D

    ReplyDelete
  3. hallo aku reader baru salam kenal :)
    wah donghae suka ya sma yoona :D
    next partnya ditunggu chingu

    ReplyDelete
  4. Eonni, wuahh.. kesini lagi udh ada part 1nya hehehe..
    eonni, disini ada kibum jangan2 nanti ngeganggu hub yoonhae, ohh noo!!
    jgn sampe tapi gpp deh kalo ahirnya tetep YoonHae hehehe #jiwapyrokumat..
    Ditunggu loh eonni next partnya..
    EONNI!! YOONHAE!! HWAITING!! ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yupppp... kalau ga ada cobaannya ceritanyakan ga seru, tpi tenang kokkalau emang ceritanya untuk yoonhae, endingnya pasti YoonHae :D

      Delete
  5. Keren thor :D

    kibum boleh sama aku ngga thor ? *dibakar* .-.v

    lanjut :D

    -anggun-

    ReplyDelete
  6. Huaaaa YoonHae!!!!!!! Kibum lgi terpana nih ama Yoong, donghae cepat amankan Yoona -___- . Thor Part 2 nya cepat ya :D . Penasara >,<!!

    Ratih

    ReplyDelete
  7. YoonHae Jjang!!!! Gila si Kibum baru pertama udah berani O_o *tatapan ala D.O*. Part 2nya update soon ya eonnie :) . Foghting :D

    ReplyDelete
  8. Huwaaaaahhh lama bgt g ksini eh taunya udah ada FF baru. Ditunggu part 2nya ya :D . I Found You juga aku tunggu loh :D

    ReplyDelete
  9. Lanjuti ya min :D aku udah baca dan itu seru banget hihihi. Oh iya aku readers baru namaku tisha :D

    ReplyDelete
  10. Keren (y)
    aku tunggu banget FF yg sunsun..
    Please di publis :')

    cindy

    ReplyDelete
  11. Daebak!! lanjutannya ne

    ReplyDelete
  12. Great job, update segera ya min :)

    ReplyDelete
  13. Annyeong new Reader bru nemu blog ini hehe :p

    LANJUT... Jangan lama-lama ya author

    jangan Sad End ok Jebal *kedipmataauthor xD

    ReplyDelete
  14. annyeong aku new readers disini

    LANJUT YA .... udah ga sabar ini rame semoga yoona jadinya sama donghae
    di tunggu ya part berikutnya

    ReplyDelete
  15. lanjuttt chingu,,,,,

    ReplyDelete
  16. lanjut...thor.....seru ni ff

    tyanengsih

    ReplyDelete
  17. Author, I really love your FF...
    Continue...

    Name : Daniel Glynnheaven Mc.Clarent

    ReplyDelete
  18. wah pokonya keren abis deh. aku suka cerita fantasi. :D (nurul)

    ReplyDelete

gomawo udah membaca
tinggalkan pesan chingu yaa
FF mana yang paling banyak commentnya,
FF itulah yang bakal paling cepat ku publish :D

My Blog List

  • *SOFTWARE SIPD YANG DIDESAIN KHUSUS UNTUK USAHA SIPD adalah Sеbuаh Aрlіkаѕі SIPD yang dilengkapi ѕіѕtеm реrhіtungаn Akuntаnѕі, Pembukuan yang Lengkap, dаn...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...