Tuesday, May 15, 2012

Fine Day With My Friend (Part 1)





Main Cast:Yoona Snsd, Donghae Super Junior
Other cast: Seohyun snsd, Kyuhyun Suju, Yuri snsd, Sooyoung snsd, Siwon Suju, Hankyung Suju.

Genre: friendship, and romance.

type: fanfiction 

Author: Meiliyani 


Nih FF Cast utamanya Yoon hae . harap bisa di sukai ya...




"mmmh" aku merenggangkan badan ku di atas tempat tidur ku. maksudnya agar membuat badan ku menjadi lebih baik.

"Hya! Im Yoona Ah! kau mau tidur sampai kapan!" Pekik Amma ku dari ruang bawah. ah benar aku ketiduran lagi hari ini. Amma pasti akan marah lagi seperti kemarin.

"Ppaliwa! atau kau mau Amma suruh Seohyun meninggalkanmu!" lanjutnya. Amma selalu begitu, mengancamku setiap hari. hmm untungnya aku sudah kebal dengan ancamannya tersebut. Baiklah Yoona, ayo kau harus mandi.


"Yoona unnie ini sarapanmu" ujar adik perempuanku satu-satunya. Kami hanya dua saudara, aku dengannya berbeda satu tahun. Adik bungsuku ini memang berbeda jauh sifatnya denganku. Makanya Amma selalu membanding-bandingkanku dengannya.

tapi tidak apa. aku sudah biasa dengan perbandingan itu. aku pun menyadari bahwa omongan Amma ada benarnya juga. Adikku ini pintar, rajin, dan pendiam. berbeda denganku yang pemalas, dan autis.

Sedikit tentang adikku. Im Joo Hyun. Dia itu sangat menyayangiku, makanya aku tidak pernah benci dengannya, walaupun aku suka dibanding-bandingkan dengannya oleh Amma, dia tidak pernah sombong denganku. dia itu juga sekelas denganku di kelas. ya dengan kepintarannya itu, Amma memutuskan untuk menyekolahkannya bersama-sama denganku.


***


"Seohyun-ah apakah kau sudah mengerjakan pr kimia?" tanya Sooyoung yang tampak cemas karena takut dimarahi oleh Taeyeon songsenim . "Sooyoung-ah, jangan bilang Kau belum?." Tebak Seohyun. "Hmmmmm,hehehehe iya" jawab Sooyoung menampakan senyum nyinyir, sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


"Aku juga Seo...." Yuri muncul tiba-tiba dengan polpen dan buku ditangannya sambil menampakkan wajah yang minta di kasihani. "Kalian ini gila ya... bagaimana bisa kalian lupa mengerjakan pr dari guru killer itu" jawab Seohyun sambil mengambil bukunya dari dalam tas untuk di berikan kepada Yuri dan Sooyoung, :cepat kalian kerjakan sebentar lagi guru killer itu datang" lanjutnya. aku hanya menggeleng-geleng kepala melihat kedua sahabatku itu.

"kalian sih.. drama saja yang di urusin" timpalku dengan tampang mengejek.

"Hya! Yoona kau bisa mengerjakan pr juga, pasti karena menyontek dengan Seohyun kan dirumah." bentak Sooyoung kesal. hahaha dasar tukang marah.

"Seo, kau itu lebih pantas menjadi adikku, dibanding menjadi adiknya" Yuri melirikku sinis. Mwo dia pikir dia lebih baik daripada aku.

"aku ini kakak yang baik tau, kau itu terlalu iri padaku karena mempunyai adik yang pintar" jawab ku, sambil tersenyum lebar.

"ada maunya Seohyun dipuji, woo" Tiba-tiba Sooyoung membuatku membuang senyum lebarku gara-gara omongannya.

"Hya! kau pikir aku ini kakak apaan!"Aku memekik histeris karena lelucon Sooyoung yang menurutku berlebihan.

"Aiss Kalian berdua itu sama saja. Ppalli kerjakan tugasnya sebelum Mrs.Killer itu datang dan menghukum kita bertiga." Yuri melerai Aku dengan Sooyoung,lalu melanjutkan kegiatan menconteknya.

"Ne Yuri Ahjumma." Goda sooyoung yang berhasil membuat Kami terkekeh sampai lupa kalau Mrs.Killer atau Taeyeon Songsenim sudah masuk ke dalam ruang kelas Kami.

"Hya, Kalian yang di sana maju!" Bentakan keras dari Taeyeon Songsenim sukses membuat pembicaraan yang kami ributkan menjadi diam dalam sekejap.

"Ya...yang Songsenim maksud mu Kam..mi?" Yuri memberanikan diri walaupun gugup.

" Ya siapa lagi kalau bukan kalian berempat." Jawab Taeyeon songsenim degan ketus.

"Omo,Mian. tapi Saya tidak melakukan apa-apa." Protes Seohyun yang memang sedari tadi hanya diam menonton perdebatan Aku,Sooyoung, dan Yuri.

"Saya tidak mau tahu, yang Saya tahu kalian berempat itu satu geng.Jadi semuanya maju! " Kali teguran Taeyeon songsenim lebih mengerikan yang pada akhirnya mau tidak mau membuat Seohyun maju kedepan bersama Kami. 

"Ne,Songsenim." Jawab Kami berempat kompak. Kami hanya pasrah membayangkan hukuman yang akan Kami hadapi dan malu di lihat oleh teman-teman yang lain.  

"Sekarang Kalian bahas tugas yang Saya berikan kemarin, satu orang satu soal."  Glek begitu mendengar apa yang diperintahkan Taeyeon Songsenim Aku,Sooyoung,dan Yuri hanya dapat menelan ludah,sebaliknya dengan Seohyun,tch Saudaraku itu menganggap hukuman itu sangat mudah sekali,bagaimana tidak? tadi malam Dia sempat belajar.

***

"Pertahankan posisi Kalian seperti itu sampai jam pelajaran Saya selesai dan jangan sampai ada yang bergerak ataupun bicara ! " Pinta Taeyeon songsenim dengan sangarnya menyuruh Kami bertiga berlutut sambil mengangkat kedua tangan kami di depan kelas,kemudian Ia masuk lagi. Ku lihat Seohyun sedang menjulurkan lidahnya ke arah Kami. Uuh awas Kau.

"Aissh Aku lelah begini terus, lama-lama tulangku bisa patah." Keluh Sooyoung.

"Hya Sooyoung,jangan nyaring-nyaring masih untung Kita disuruh begini daripada harus disuruh berdiri ditengah terik matahari." Bisik Yuri yang ada ditengah Kami.

"Arghh! dasar guru gila, dia kan belum masuk. toh berarti kita boleh ribut, dasar guru aneh" Gumanku kesal, Yuri dan Sooyoung langsung melihat ke arahku.

"Waeyo, apa aku salah bicara" aku menatap ke dua orang gila ini dengan tatapan bingung. "akar dari masalah ini adalah, karena omongan mu tadi Yoong!" Yuri menyenggolku pelan.

"haha benar itu" Sooyong terkekeh kecil.

Kami bercanda kecil. hah jika kami dihukum, Seohyun pasti tidak pernah kena. tapi kalau sampai dia kena hukum juga, entah kenapa aku, Sooyoung, dan Yuri akan senang sekali . mungkin karena jarang-jarang dia berkumpul bersama, dia lebih suka menghabiskan waktunya di perpustakaan terkutuk itu.

"Yuri Yuri itu dia pangeran S mu" Sooyoung menunjuk ke arah lapangan Basket. aku pun jadi ikut melihat ke arah yang ditunjuk Sooyoung. yah Choi Siwon sedang bermain basket bersama teman-temannya. saat aku melihat ke arah Yuri dan Sooyoung, yang benar saja mereka berdua sudah seperti orang gila. senyum-senyum Sendiri.

"Choi Siwonmu itu apa tidak takut hitam, bermain basket seharian di lapangan" ujarku

"tidak mungkin dia bisa hitam bodoh, dia kan putih asli" Yuri langsung menepis perkataanku.

"Namja sok cool"

"HYA IM YOONA!!!" pekik Yuri dan Sooyoung bersamaan.

***

"Seo.. kau tidak mau ikut kami ke kantin?"

"tidak Sooyoung, aku mau ke perpustakaan. Aku harus meminjam buku kimia. pergilah tanpaku"

"baiklah, tapi kalau kau sudah seelesai, datangin kami bertiga di kantin" ucap Yuri sambil merangkul leherku.

"baiklah unnie, Sooyoung dan yuri ke kantin ya, anyeong" aku yuri dan Sooyoung, pergi keluar tanpa Seohyun.

Aku, Yuri, dan Sooyong berjalan ceria menuju kantin yang berada di ujung koridor. Banyak sekali murid-murid yang berlalu di sekitar kami.

"Sooyoung-ah, lihat siapa itu" Yuri menunjuk ke arah ruang gym. terlihat disana banyak anak laki-laki yang berlati karate. "Omo Hankyung tampan sekali" Sooyoung langsung memelukku. aku bahkan tidak bernafas gara-gara yeoja alay ini.

"Hya! Choi Sooyoung berhentilah memelukku, aku tidak bisa bernafas tau" Seruku, Dan Sooyoung langsung melepaskan pelukannya dariku.

Kami berjalan kembali menuju kantin sekolah. Hari ini nampaknya hari yang indah untuk dua orang aneh disampingku ini. Senyum-senyum gaje terus terlihat di raut wajah keduanya. ah mereka terlihat seperti orang gila.

"kantin rame sekali sih, tidak seperti biasanya" ujar Sooyoung sambil melihat ke keliling kantin. 

"apa ada bazar di kantin?" Yuri ikut menimpali.

"entahlah, terserah. kajja kita makan aku sudah lapar nih" jawabku lalu meninggalkan mereka, menuju ke penjual ddukbokki. aku tidak mau mengantri panjang-panjang, hanya demi untuk melihat sesuatu yang tidak penting.

DUKK!

"Aw!" Rintihku sakit. "ah Mianhae.. jeongmal mianhae" Seseorang menawarkan tangannya untukku. Aku mendongak ke atas.

Seorang Namja menampakkan wajah merasa bersalah kepadaku. "gwenchana" jawabku, lalu mengambil tangannya, dia menarikku, dan aku pun langsung berdiri. 

"OPPA!' Seru semua yeoja yang ada di kantin itu. tunggu dulu. kenapa mereka mengelilingiku dan namja ini. Jangan bilang, kantin ini rame karena namja yang cukup tampan ini.

karena takut tidak kebagian ddukbokki, aku pun langsung meninggalkan kerumunan orang tersebut. banyak Sekali aku mendapat tatapan Sinis dan heran dari para siswi-siswi. Emang aku kenapa. tatapan mereka menyeramkan sekali.

"Ahjussi ddukbokki 1 porsi" ujarku

"oke deer Yoona" jawab ahjussi, sambil membentuk tanda ok di tangannya.  tak lama ddukbokki pesananku datang. aku langsung mendatangi mja yang sudah ada Yuri dan Sooyoung disana.

mereka menatapku tajam. huh ada apa dengan semua orang saat ini.

"Yoona, aku pikir kau orang yang paling bodoh saat ini.." ujar Yuri masih sambil menatapku tajam.

"MWO! Hya Kwon yuri" pekikku tiba-tiba. dan kini semua orang semakin menatapku lebih tajam. Yoona kau tau, saat ini kau dalam masalah.

***
 Yoona pov end.

"ah ini dia, buku yang kucarI" Seohyun tersenyum senang. lalu dia menginjitkan kakinya berusaha mengambil buku yang dia cari.

Namun tangan Seseorang yang lebih tinggi darinya berhasil mengambil buku itu, tangan Seohyun sedikit terlambat mengambil buku itu.

Seohyun refleks melihat ke arah orang itu. ternya orang itu juga menatapnya. "Namja yang tampan" gumannya dalam hati.

"mian" Seohyun langsung melepaskan tangannya dari tangan namja itu. "gwenchana" Namja itu tersenyum ramah, ke arah Seohyun. "kurasa, kau lebih membutuhkan buku ini daripada aku" Namja itu menyerahkan buku itu kepada Seohyun.

"gamsahamida" Seohyun langsung mengambil buku itu dan pergi dari namja itu. Tanpa Seohyun sadari, Namja itu sedang menatap nya yang berlalu pergi.

"Yeoja baik" ujar namja tinggi, berkacamata itu.

***

"Yoona...kau harus mengikuti remedial. karena nilai mu sungguh jelek sekali" ujar wanita paruh baya yang bernama Kim taeyeon itu.

"ta..tapi songsenim" Yoona berusaha menjawab, tapi Kim taeyeon langsung memotong pembicaraannya.

"pokoknya tidak ada kata tapi.. kau datanglah ke kelas b-12, Arra?!" kini Taeyon sedikit membentak. Yoona hanya bisa menghela nafas kasar. hari ini dia di tinggal Seohyun, Yuri, Dan Sooyoung yang pulang lebih duluan.

Yoona menyusuri koridor Sekolahnya yang tampak sepi karena sudah banyak siswa-siswa yang pulang. dia tampak lesu sekali, sekali-sekali dia menghentakkan kakinya.

"dasar guru killer. mana tidak ada teman lagi" Yoona mengeluh. lalu dia naik ke atas. karena kelas yang Taeyeon maksud ada di atas. 

"Kim yuna!" panggil Yoona, karena melihat masih ada teman satu kelasnya yang akan remedial.

"Yoona" jawab Yuna lalu berhenti berjalan. Yoona langsung berlari menghampiri Yuna.

"Yoona kau juga ikut Remedial guru killer itu?"  tanya Yuna

"Ne, yuna. kalau begitu ayo kita duduk bersama ya" Yuna merangkul tangan Yoona untuk jalan bersamanya. "ne" Yoona tersenyum lebar.

***

"jika kalian sudah selesai, kalian bisa mengumpulkan. dan pulang" ujar Taeyeon masih memantau murid-murid yang remedial.

Karena sudah selesai Yoona mengumpulkan tugasnya,Yoona  menggerakan lehernya yang letih karena harus menunduk mengerjakan Soal remedial.

Yoona pun berjalan sendiri menuju pemberhentian bus. langit-langit sudah agak gelap karena malam akan menghampiri.

"huft dasar Taeyeon sonsengnim" gumannya. Yoona duduk sendiri di halte bus, dia terlihat gelisah.

"bye Donghae, aku duluan ya" tiba-tiba dua orang namja muncul di halte bus. tapi tampaknya yang satu sudah di jemput dan yang satu duduk di samping Yoona.

Namja itu melihat ke sekelilingnya, dan tampaknya dia cukup tertarik dengan Yoona yang duduk di sampingnya.

"kau yeoja yang ku tabrak tadi kan?" tanya namja itu.

merasa dirinya yang di ajak bicara, Yoona pun melihat ke arah namja itu. dan dia baru sadar namja itu adalah namja yang menabraknya tadi siang.

"ne" jawab Yoona ramah.

Tidak lama bus yang di tunggu Yoona pun datang. Dia naik ke dalam bus itu, namun namja itu juga ikut juga ikut naik ke bus itu. Yoona dan Namja itu pun agak terkejut.

merka berusaha mencari bangku kosong. dan ketemu dua bangku kosong di belakang. mereka berjalan beriringan menuju bangku itu.

"anyeonghaseo Lee Donghae imnida" Namja itu memperkenalkan diri. "anyeonghaseo im Yoona ah imnida" Yoona tersenyum dan membalas perkenalan diri donghae.

Tampaknya Donghae cukup tertarik dengan Yeoja di sampingnya ini.

dan dimulai lah cerita .......

Continued

ayo gimana dengan ff baru saya ini, jangan lupa comment ya.
kalau comment insya allah deh, author post dgn cpt nih ff
gomawo sudah membaca ff saya. ^^

16 comments:

  1. wahhh, buat Yoona'na jadi pinter donk sekali2 ya thor

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkwkwk gimana ya dia udah terlanjur jadi mmber geng salah gaulnya Yuri ama Soo XD . Gomawo commentnya :)

      Delete
  2. penasaran sama lanjutannya XD update terus yaaaa.... XD

    ReplyDelete
  3. wah , belum di update ya ?? XD gx sabar nunggu XD

    ReplyDelete
  4. keren!8) next part-nya lebih cepat ya thor..=)) fighting!

    ReplyDelete
  5. kapan di update T_T cepat-cepat di publish yaaa lanjutan cerita yg will you marrie me XD itu yg paling bikin aku penasaran XD

    ReplyDelete
  6. kira-kira kapan di update lanjtan FF nya ?? :D

    ReplyDelete
  7. bikin dong cast utamanya seokyu klo enggak sunsun y....

    ReplyDelete
  8. baru perkenalan ya yoonhae-nya?
    okke deh, ditunggu lanjutannya :)
    eoh, krna aku gapunya blog, jdi aku pke anonymous, kekekek^^
    tp aku bkal ninggalin namaku dbawah commentku..

    _dianaa

    ReplyDelete
  9. gomawo udah comment, d tunggu y, bentar lagi sya post lg kok ^^
    @dianna: gomawo,ggpkok ^^

    ReplyDelete
  10. wahahaaaa...seru critanya.,.
    pa lg ad SeoKyu.,
    ska bgt deh pko_nya...
    :)

    ReplyDelete
  11. min kalau aku ninggalin jejakna dri klik funny / interesting / cool blh gk ??? jdi gk comment gitu ??

    ReplyDelete

gomawo udah membaca
tinggalkan pesan chingu yaa
FF mana yang paling banyak commentnya,
FF itulah yang bakal paling cepat ku publish :D

My Blog List

  • *SOFTWARE SIPD YANG DIDESAIN KHUSUS UNTUK USAHA SIPD adalah Sеbuаh Aрlіkаѕі SIPD yang dilengkapi ѕіѕtеm реrhіtungаn Akuntаnѕі, Pembukuan yang Lengkap, dаn...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...