Main Cast:Yoona Snsd, Donghae Super Junior
Other cast: Seohyun snsd, Kyuhyun Suju, Yuri snsd, Sooyoung snsd, Siwon Suju, Hankyung Suju.
Genre: friendship, and romance.
Author: Meiliyani
"Dia sunbae yang baik, makanya dia menolongku, bukan karena aku ada hubungan apa-apa dengannya" jelas Seohyun, para siswi perempuan sedang mengerubunginya sekarang, untuk menanya-nanya yeoja polos tersebut.
"Bohong! Terus kenapa dia selalu menatapmu, bahkan dia tidak pernah memalingkan pandangannya darimu" sela seorang yeoja gembul, sembari mendekati Seohyun. Membuat siswi-siswi semakin menghimpitnya.
Seohyun menghela nafas kasar. "Kalian ini kenapa sih?"
***
"Hei tunggu" Yoona mempercepat larinya, dia malas meladeni orang yang meneriakinya. "Ya! Chamkkaman!." Teriak orang itu lagi. Yoona masih tidak menggubris teriakan orang itu, hingga akhirnya langkahnya terhenti, karena orang itu menggapai bahunya.
"Hya! Kau dengar atau..pura-pura tidak..mendengar sih!." Cetus orang yang ternyata Donghae dengan nafas tersenggal-senggal.
"Keduanya." Sahut Yoona ketus. "Ppali! Aku tidak punya waktu berbicara dengan orang sepertimu!." Imbuhnya lagi tanpa menatap ke arah Donghae.
"Bagaimana dengan lukamu?." Tanya Donghae sembari menengok ke arah dahi Yoona. "Mianhaeyo.." Sambungnya, lalu meraih plester dari dalam tasnya dan memasangkannya ke dahi Yoona.
"Ah.. Gwenchana." Ucap Yoona salah tingkah.
"Kalau begitu ini, sebagai tanda permintaan maafku, karena telah membuat dahimu terluka, terus aku tidak membawamu ke UKS." Donghae menyerahkan sebuah kotak kecil berpita putih berwarna polkadot.
"Nde? Gwenchana, tak usah repot-repot." Tolak Yoona
"Tidak usah sungkan-sungkan. Terimalah." Donghae menaruh paksa kotak itu di tangan Yoona.
"Gomawo." Balas Yoona singkat.
"Cheonmaneyo." Tukas Donghae tersenyum
Karena merasa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, Yoona meninggalkan Donghae yang masih setia memandangnya.
Begitu jarak mereka agak jauh, Yoona mulai tersenyum sendiri, tanpa sengaja tangannya terus mengelus kotak kecil ditangannya. "Ah ini anugrah~" Gumamnya.
***
"Ish bodohnya aku bagaimana bisa baju olahragaku tertinggal diruang Olahraga. Bodoh..bodoh" umpat Sooyoung, yeoja itu terlihat kesal terhadap dirinya, karena keteledoran yeoja tinggi itu sendiri.
Yeoja tinggi itu memasuki ruangan olahraga, dia tampak mencari-cari tas kecil yang berisi pakaian olahraganya.
"Eodiso" ujarnya bingung.
"Hahaha... Tasnya buang aja, baju ini dijadikan lap aja" Ucap seseorang yang nampaknya adalah seorang Namja.
"Hei! Jangan! Tasnya lumayan, untuk Kita jadikan tempat pensil." Sahut namja yang lain.
Sooyoung yang sedari tadi mendengarkan pembicaraan kedua namja itupun segera menghampirinya.
"HYA! Itu milikku!." Geram Sooyoung yang Jengkel melihat barang miliknya diperlakukan seperti itu.
"Mwo?! baju kumal ini pantasnya di jadikan lap. Hahahaha." Ejek kedua namja itu, yang berhasil mebuat Sooyoung naik pitam.
"Kembalikan!! Yak Kembalikan!!!." Bentak Sooyoung sembari menjinjit menyamakan tingginya dengan namja di hadapannya, lalu mencoba meraih tasnya yang diangkat namja itu tinggi-tinggi.
"Shireo! Bweekkk!." Balas namja itu sambil menjulurkan lidahnya.
"Hya!!! KEMBALIKAN!!!." Pekik Sooyoung yang sudah pasrah.
Tiba-tiba saja Sooyoung merasa ada seseorang yang menghampiri mereka bertiga.
"Kalian ini kelas dua, bisanya membully adik kelas kalian Harusnya Kalian memberi contoh." Ucap orang itu yang ternyata adalah Hankyung. Ia menjewer telinga kedua namja itu.
"Omo! Ampun Hyung..Ampun Hyung. Kami takkan melakukannya lagi, janji." Ujar keduanya sembari memohon kepada Hankyung. "Baiklah, kali ini Kalian kulepaskan, jika Kalian masih saja mengerjai Junior Kita, terutama perempuan. Kalian akan Aku adukan kepada Leeteuk Songsenim. Arraseo?." Tukas Hankyung.
"Ne, Arraseo Hyung. Gamsahabnida." Sahut keduanya, lalu lari entah kemana.
"Ini punyamu, mianhae mereka adalah juniorku di Basket." Hankyung memberikan Tas kepunyaan Sooyoung kepada Sooyoung.
"Ne, gwenchana." Balas Sooyoung salah tingkah.
"Ya sudah Aku kembali dulu, nanti Kau terlambat di pelajaran Sooman Songsenim. Anyeong." Pamit Hankyung dan pergi kembali kekelasnya sembari memasangkan Earphone ke telinganya dengan gaya yang Cool (◐⌣◐♡) .
Sooyoung menatapi punggung Hankyung yang mulai menjauh darinya, Ia mengamati tiap gerak gerik namja yang Ia kagumi itu, sampai Ia tersadar akan pelajaran Leeteuk Songsenim. "CHOI SOOYOUNG, HARI INI KAU MATI DI TANGAN LEETEUK SONGSENIM!." Rutuknya dalam hati sembari bergegas mengganti seragamnya.
***
Benar sekali dugaan Sooyoung tadi, Ia terlambat 30 menit di pelajaran Olahraga. Namun kali ini nasibnya beruntung, karena Leeteuk Songsenim sedang tidak mengajar, sehingga Ia menyuruh beberapa murid kelas tiganya yang sangat Ia andalkan untuk menggantinya.
"Sooyoung!!!." Pekik Yoona, begitu melihat Sooyoung yang nampak tergesa-gesa memasuki ruang olahraga, sehingga seluruh siswa yang ada di dalam ruangan itu menoleh ke arahnya.
"Aishhh! Kau ini! Pelan-pelan dong manggilnya." Gerutu Sooyoung yang malu di lihat semua teman-temannya.
"Hehehehe mian." Kekeh Yoona menyengir.
"Sooyoung kali ini Kau beruntung, Leeteuk songsenim menyuruh anak kelas tiga untuk menggantinya."
"Fiuhh, God bless me." Sooyoung menghela nafas tidak khawatir lagi.
"Tapi, mana sih anak kelas tiganya. Capek tau nunggu mereka lama-lama. Mending pelajaran Olahraga, teori aja." Timpal Yuri ogah-ogahan.
"Andwee, jangan teori. Mending ga dua-duanya. Kalau teori, aku bisa mendengkur lagi, kayak waktu itu." Sahut Yoona mengingat kejadian lampau yang buruk itu.
"Bwahahahaha! Iya aku ingat, sampai-sampai Leeteuk songsenim mengambil foto ketika Eonnie tidur, lalu di tempel di mading." Tutur Seohyun yang berhasil membuat gelak tawa mereka kecuali Yoona.
"Apa-apaan sih. Sudah jangan di ungkit-ungkit lagi!." Omel Yoona garang.
"Ekspresi Yoona kayak begini nih." Ejek Sooyoung sambil mencontohkan wajah babi dan lagi-lagi mereka tertawa nyaring, yang membuat seisi ruangan fokus ke mereka.
"Tch Kalian ini." Ucap Yoona jengkel.
Tak berselang lama, masuklah 4 orang namja yang tinggi dan tampan. Mereka adalah kelas murid kelas 3 yang akan mewakili Leeteuk Songsenim. Para Murid Yeoja bersorak gembira dalam hati, kecuali Yoona dan Seohyun. Mereka tidak tahu kalau 4 orang namja itu adalah flower boys di SMA Mereka yang tak lain adalah Donghae, Kyuhyun, Hankyung, dan Siwon.
"Aigoo, hari ini sudah dua kali Tuhan mempertemukanku dengannya." Gumam Sooyoung yang sedang asyik menatap Hankyung di depan.
"Siwon... Hari ini Dia keren sekali." Puji Yuri yang tak mengalihkan pandangannya pada Siwon.
"Eonnie, sepertinya penyakit Mereka kambuh." Bisik Seohyun pada Yoona. Yoona hanya mengangguk.
"Ne, mungkin kalau tingkat akutnya parah, bisa saja mereka terserang penyakit Gila Babi bwahahahaha." Ejek Yoona tapi tidak mendapatkan tanggapan dari Seohyun, karena merasa ejekan Yoona tidak lucu.
"MWO, YAK YOONA!!." Pekik keduanya, sehingga membuat mereka berempat di panggil maju kedepan oleh anak kelas 3 itu untuk mendapatkan hukuman.
"Kalian tahu, alasan mengapa Kalian di panggil kedepan." Kata seorang anak lelaki yang bernama Siwon itu.
"Aku tau tapi-" Seohyun berusaha menjelaskan. Tapi ucapannya segera ditepis oleh Siwon.
"Adik.. Aku tidak mau tau.. Tadi aku melihatmu juga ikut tertawa"
"Ish" Dengus Seohyun. Dia menatap jengkel Yoona. Dalam hatinya, dia ingin sekali memukuli unnienya itu dirumah nanti. Seohyun kesal, karena ini pertama kalinya dia terkena hukuman.
Beda dengan Sooyoung, Yuri, dan Yoona. Ketiganya malah terlihat bahagia sekali. Karena ini kali pertama, seohyun ikut terkena hukuman bersama mereka. Biasanya mereka terkena hukuman hanya bertiga, tanpa Seohyun. Yah Seohyun itu termasuk siswa yang disiplin berbeda dengan Yoona, yang statusnya adalah Unnie Seohyun. Yeoja itu lebih sering menonton drama ketimbang belajar.
"Hey kalian mau kita beri hukuman apa kepada mereka!" Donghae berseru kearah teman-teman kelas Yoona, Seohyun, Yuri, dan Soooyoung.
"Yah dia adalah namja yang membuat dahiku seperti ini" gumam Yoona dalam hati.
Sooyoung dan Yuri menatap kebawah. Keduanya merasa gugup.
Beda dengan Seohyun. Dia terus menatap ke arah teman-temannya. Yeoja itu terlihat tenang. Tak sengaja yeoja itu memalingkan wajahnya sebentar. Dan tidak sengaja tatapannya bertemu pandang dengan kedua bola mata Cho Kyuhyun kakak kelasnya. Dia segera menundukkan kepalanya. Akhirnya yeoja itu tau, bahwa sedari tadi Cho Kyuhyun terus menatapnya. Saat keduanya bertemu pandang, Kyuhyun bukannya menghidari tatapan Seohyun, namja itu malah tersenyum manis.
"Hei kalian mau aku hukum seperti apa?" Tanya Donghae. Dia berjalan menuju Seohyun awalnya.
"Aku mau hukuman, diberikan soal matematika, atau kimia 50 soal. Dan aku akan mengerjakan soal itu dengan benar" jawab Seohyun pelan.
Donghae tersenyum mendengar penuturan Seohyun 'Yeoja Pintar' itulah kata yang mencelos dibatinnya kini.
"Ku rasa jika kau ingin hukuman seperti itu. Kau boleh meminta hukuman itu pada Kyuhyun" jelas Donghae. "Hey Kyu, kau mau tidak memberikan yeoja ini hukuman itu. Kau kan pintar kalau soal pelajaran" lanjut Donghae, dan memalingkan wajahnya menatap Kyuhyun yang sedang duduk santai di bangku.
"Terserah saja. Aku mau memberikan hukuman itu padanya" Kyuhyun mendekati Seohyun dan Donghae " tapi aku rasa hukuman itu terlalu gampang buatnya" Kyuhyun mengeluarkan smirknya.
Donghae berjalan kearah Sooyoung dan Yuri. "Kalau kalian?" Tanya Donghae.
"Aku pikir sih terserah sunbae saja" jawab Yuri dan Sooyoung pasrah. Donghae mengangguk mengerti. Dia melangkahkan kakinya kearah Yoona, yang sedang menatapnya tajam. Namja itu tersenyum samar.
"Anyeong Yoona-ssi.. Kita bertemu lagi" sapa Donghae.
Yoona tersenyum kikuk. "Aku ingin hukumanku berlari saja" jawabnya singkat.
"Kau bahkan menjawab sebelum aku memberikan pertanyaan"
"Waeyo bukannya sama saja"
"Itu beda Yoona-ssi"
Mereka asyik berdebat. Sampai salah satu murid namja di salah satu barisan mengeluarkan perkataan yang membuat Seohyun, Sooyoung, Yuri, dan Yoona Menatap tajam asal suara tersebut.
"SURUH SAJA MEREKA MENEMBAK KALIAN DIDEPAN KAMI APA SUSAHNYA DARIPADA KALIAN MEMBUAT KAMI SEPERTI INI." Pekik namja itu.
"Mwo!" Pekik keempat yeoja cantik itu tidak percaya.
***
"Seohyun-ssi aku mau kau yang menembakku, ayo sini. Denganku saja" tawar Kyuhyun sambil tersenyum manis. Seohyun berjalan ragu mendekati Kyuhyun.
"Hey yeoja yang paling tinggi!. Aku mau kau yang menembakku" pekik Hankyung kencang, dia tersenyum lebar kearah Sooyoung. Sooyoung jadi tersenyum kikuk. Dan mendekati Hankyung.
"Aku denganmu" Siwon kini sudah berada disamping Yuri. Wajah beribawanya tadi kini berubah menjadi wajah yang tampak friendly. Membuat rona merah tampak di pipi halus yeoja itu.
"Oh terakhir kau ya.." Terka Donghae. Menatap Yoona yang tampaknya gerah dengan Donghae.
"Sudah tau masih saja pura-pura tidak tau"cibir Yoona pelan hampir terdengar. Donghae berjalan mendekati Yoona.
"Bagaimana? Kau bersamaku saja ya"
"Ya karena tidak ada pilihan lain. Terpaksa aku memilihmu" balas Yoona malas. Bahkan dia tampak jengah menatap Donghae.
Ucapan yang keluar dari mulut Yoona sekejab membuat para yeoja Shock mendengarnya. Bagaimana mungkin bisa Yoona menjawab seperti itu, kepada pusat Flower boys disekolah itu. Lee Donghae.
"Jadi maksudmu kau tidak ikhlas gitu berpasangan denganku" Donghae tampak shock. Bahkan nada suaranya yang tadinya terdengar gentlemen. Langsung berubah sedikit melengking.
"Ish menggelikan" gumam Yoona dalam hati. Dia pun berjalan pelan menuju Donghae.
"Ya! Xiumin! Sini kau!" Seru Hankyung. Namja yang dipanggil Xiumin itu pun langsung bergegas mendatangi mereka. Xiumin tadinya asyik bermain futsal bersama teman-temannya.
"Apa Hyung?" Tanya Xiumin.
"Begini kau yang menjadi pembinanya. Soalnya keempat yeoja ini sedang dihukum. Dan hukumannya adalah mereka harus menembak kami didepan teman-temannya" jelas Hankyung.
"Oh begitu. Sipp beres Hyung" Xiumin langsung tersenyum jahil.
Tbc.
Just Rcl right ;)

Chingu , lanjutin lah ... gila rame bgt ... >< ... sama yang Will You Marry Me!!! ... ok ;) udah gak sabar nih =D
ReplyDeleteBgus.... Lanjut thor...
ReplyDeleteceritanya keren abizzzz,,
ReplyDeletenext part ditunggu,,
lanjut,,,
ReplyDeletejangan lama lama ya,,
chingu lanjut dong ceritanya,,,
ReplyDeletedi tunggu kelanjutannya,,,
next part di tunggu...
ReplyDeletekeren chingu critanya ::)
ReplyDeletenext partnya ditunggu chingu :)
bagus,thor.next part di tunggu ya.
ReplyDeletethor,lanjutin yg fanfic Goddes dng,thor.Plisss
thor lanjutannya bagus neh.. kakak author cepet ya publish lanjutannya...
ReplyDeleteunnie lanjutin donk ff na
ReplyDeletelanjutiiiin donk thorrr...
ReplyDeleteseru critanya..
jebaaaaaaaaaaaaal lanjutin ne????
Bagus thor lanjutin ya :)
ReplyDelete~Rania~
daebak, ditunggu lanjutannya yahh ^^
ReplyDeleteKeren
ReplyDelete