Cast : Sunny Snsd, Sungmin Super Junior, Tacyeon 2pm, Jessica Snsd, Seohyun Snsd, Kyuhyun, and other cast.
Genre: Romance.
Type: Chapter
Author: Meiliyani
Author: Meiliyani
Hey-hey reader, ayo merapat semuanya. nih saya balik dengan FF Will You Marrie Me !! Loveless Marriage Part 6. Maaf kalau kelanjutannya terlalu lama bar saya post-kan. saya tidak mau tau, Pokoknya wajib Comment no Siders. Arra!? sekalian saya juga mau promote Twitter, follow ya @Luhan_suho follback? just mention. Ok mungkin saya kebanyakan Bacot, ayo kita lihat bersama-sama FF saya yang semakin gaje ini .
Will You Marrie Me !! Loveless Marriage Part 6
"kau tidak perlu tau. Aku rasa Oppa
harus melupakan semua tentangku dan hiduplah dengan baik bersama wanita
yang lain." Sunny melepaskan genggaman Taecyeon dan beranjak pergi
meninggalkan Taecyeon sendiri.
Tapi, Taecyeon Tidak dapat melepaskan Sunny begitu saja. Dan Ia pun mengejar Sunny. Taecyeon menahan lengan Sunny, dengan kasar.
"TAECYEON!" bentak Sunny. membuat taecyeon terkejut. "Sunny-ah bisanya kau..."
"ne aku berubah. bukan Sunny yang dulu,
Sunny yang dapat kau bodohi. sekarang aku berubah. aku sudah tidak bisa
bersamamu lagi. hiduplah bahagia bersama Jessica" Serunya. Taecyeon
nampak Shock mendengar ucapan Sunny. Dia langsung menarik paksa Sunny
yang mulai meninggalkannya, lalu memeluknya erat.
"LEPASKAN AKU!" Sunny merintih. karna
Taecyeon terus memeluknya. Taecyeon menyandarkan Sunny di sebuah pohon,
di kuncinya Sunny. dia berusaha ingin mencium Sunny, tapi Sunny terus
meronta dan menggerak-gerakkan kepalanya.
"BUKK!"
Taecyeon terhempas karena di pukul seseorang. Sunny langsung bernafas lega. Lalu dia berusaha mencari sosok yang menolongnya.
"PLUK"
Sunny merasa tubuhnya di peluk seseorang. dia mencium bau orang ini.dan akhirnya dia tau Siapa yang menolongnya.
"Jangan ganggu istriku! Sudah cukup kau sakiti hatinya!" Bentak Sungmin, lalu menarik Sunny pergi.
Taecyeon bangkit dia memegangi pipinya
yang baru di hantam Sungmin. Dia tersenyum hambar menatapi kepergian
Sungmin dan Sunny. "Kau pikir aku akan melepasnya untukmu..." Seraya
mengepalkan tangannya
I want you now. I began to love you
♥♥♥♥
"Oppa kita mau kemana" ujar Sunny polos, sambil menggenggam tangan Sungmin. Sungmin membalik, lalu menatap lekat Sunny. "kita akan membuat mu melupakan masalahmu"
Sunny yang mendengar jawaban Sungmin langsung tersenyum lebar "gomawo oppa" lalu merangkul tangan Sungmin.
"Siapa yang menyuruhmu merangkulku" ujar Sungmin dengan wajah berpura-pura marah. Sunny mendengus, lalu mengerucutkan bibirnya, dan melepas rangkulannya.
"Kau menyebalkan Oppa" tambahnya lalu berjalan mendahului Sungmin. Sungmin terkekeh kecil.
"Sunny tunggu aku" titah Sungmin. Tapi Sunny tidak mengindahkan perkataan Sungmin, dia tetap berjalan mendahului Sungmin.
"PLUK!"
Sungmin menarik Sunny ke dalam pelukannya, Sunny agak terkejut. Nafasnya tidak beraturan, terus berdegup tidak menentu.
"Mianhae" Sungmin mencium kening Sunny hingga membuat Sunny Shock, lalu Sungmin menggenggam tangan Sunny. Dan mereka berjalan berbarengan.
"Kau ini kenapa sih oppa?" tanya Sunny heran sambil mendongak ke Sungmin. Dia tampak heran dengan perlakuan Sungmin, tapi dia juga merasa nyaman saat Sungmin memeluknya. Sungmin hanya tersenyum dan berjalan duluan, meninggalkan Sunny yang masih terpaku di tempat.
"Aku akan membuatmu mencintaiku, dan melupakan namja iblis itu" batin Sungmin.
♥♥♥♥
"Dia pasti lelah" ujar Sungmin melihat Sunny yang tertidur sangat pulas di mobilnya. Akhirnya Sungmin mengangkat Sunny ala bridal dari mobil. Dan membawa Sunny ke dalam kamar. Melepaskan jaket Sunny, dan sepatu Sunny. Lalu menyelimutinya.
"Aku mulai menyukaimu Sunny-ah" guman Sungmin lalu mengecup dahi Sunny agak lama. Dan berlalu dari kamar sunny.
"Aigoo.. Aku masih banyak tugas yang belum ku kerjakan" Dengus Sungmin, lalu berjalan ke ruangan kerjanya.
Sungmin berjalan menuju dapur, dan mengambil kopi, dia meneguk kopinya lalu kembali ke ruang kerjanya. Dia renggangkan tubuhnya, dan mulai menyelesaikan pekerjaan kantornya di temani kopi hangatnya. Sesekali dia menguap, karena mengantuk. Matanya sudah tampak mengantuk. Tapi dia tetap menyelesaikan pekerjaannya.
Sunny mengucek-ngucek matanya. Lalu melihat ke arah jam "masih pukul 2 pagi" gumannya. Lalu bangkit dari tempat tidurnya. Dia menuju toilet.
"Apa oppa tidur di sofa? Hufft apa sudah waktunya aku tidur dengannya di kamar ini" Sunny mengedarkan pandangannya ke seluruh bagian kamarnya. Dia meraih gagang pintu kamarnya dan menariknya ke bawah, yang akhirnya membuat pintu kamarnya terbuka.
Sunny Pov
"Oppa tidak ada di sofa, di mana dia?" aku menatap sofa tempat biasanya Sungmin oppa tidur. Tapi aku tidak menemukan sosoknya. aku memutuskan mencarinya di diruang kerjanya.
Dan benar dugaanku, ternyata dia ada disana. Aku menghampirinya. Ternyata dia tertidur. raut wajahnya lucu sekali. Seperti bayi *iye sungmin kan mirip author imutnya(•̪-̮•̪)* aku mengelus pipinya. Sekali lagi aku memperhatikan wajahnya, ternyata dia lebih tampan dan cute kalau tidur *hehe makasih |reader: bukan author yg di bilangin sunny, tapi sungmin. Idih pd bgt |author: asdfgljk, sana-sana g usah lanjutin bacanya ( ˘˘̯) *
Dia tampak kedinginan, aku pergi mengambilkannya Selimut, dan menyelimuti badannya, yang tertidur di kursi kerjanya.
"TOK-TOK!"
Suara gedoran pintu membuatku terperanjat. Bukannya pintu rumahku sudah ku pasang bel, kenapa orang ini malah menggedor pintu rumahku dengan tidak sopan. "Siapa orang itu, mengapa dia menggedor rumah orang malam-malam begini" batinku, aku pun berjalan menuju pintu rumah. Dan ku buka pintu rumahku.
"HYA LEE SUNKYU!" Omo ternyata orang yang menggedor-gedor pintu rumahku adalah Taecyeon oppa. Aku pun membatalkan niatku untuk membukakan pintu untuknya.
"LEE SUNKYU!" Teriaknya sambil menggedor pintu rumahku. Aku yang berada di balik pintu rumahku hanya bisa menggigit bibir bawahku "ottoke"
"LEE SUNKYU, JEBALL KEMBALILAH PADAKU!" serunya lagi. "SARANGHAE SUNNY-AH" aku hanya bisa menutup mataku mendengar perkataannya.
"AKU INGIN BERTEMU DENGANMU SUNNY!"kini gedorannya makin kencang, akhirnya ku bukakan pintu untuknya. Begitu ku buka pintu untuknya, dia menatapku lekat.
Dia menyentuh wajahku pelan. Tapi dia dengan cepat menarikku ke pelukannya. Aku dapat mencium bau alkohol di badannya
"Sunny kembalilah padaku, aku sangat mencintaimu" titahnya tepat ditelingaku. Aku hanya diam, tak mengeluarkan sepatah katapun untuknya. Dia melepaskan pelukannya, dia meraih kepalaku, wajahnya mendekat pelan ke wajahku. Aku berusaha melepaskan kepalaku dari tangannya, tapi kekuatanku tidak sebanding dengan kekuatannya.
"IGO MWOYA! LEPASKAN TANGAN KOTORMU DARI KEPALA ISTRIKU" Sungmin oppa langsung menghantam wajah Taecyeon oppa hingga membuat Taecyeon oppa tersungkur. Sungmin oppa langsung naik ke perut Taecyeon oppa (?) Dan meraih kerah bajunya. Sekali lagi dia menonjok wajah Taecyeon oppa.
Taecyeon oppa tidak melawan, aku melihat matanya yang sayup-sayup. Aku terus menggigit bibir bawahku. Aku melihat hawa kemarahan yang terpancar jelas di mata Sungmin oppa.
"Oppa cukup, lepaskan Taecyeon oppa" titahku sambil menyentuh bahu Sungmin oppa agar berhenti. Tapi dia tidak mengindahkan perkataanku.
"Oppa cukup!" Sungmin oppa langsung berhenti, ketika aku memeluk Taecyeon oppa.
"Jeball oppa hentikan semua ini" Ucap ku pelan dengan linangan air mata. Sungmin oppa langsung meninggalkanku dengan Taecyeon oppa.
Aku pun memanggilkan taksi untuk membawa Taecyeon oppa pulang. Begitu taksi itu membawa Taecyeon oppa pergi. Aku kembali ke dalam rumah. Aku mencari Sungmin oppa, tapi aku tidak menemukan sosoknya disana. Aku menunduk sedih. Apa dia marah padaku?. Aku memutuskan kembali ke kamarku.
Terkejutnya aku saat melihat sosok Sungmin oppa tidur di kasurku. Aku berjalan ke arahnya. Apakah dia sudah tidur?. Aku mengelus dahinya. Tapi dia langsung membelakangiku, sungguh ini baru pertama kalinya dia marah kepadaku.
"Oppa apa kau marah padaku?" Tanyaku dengan berani. Hening, tiada jawaban darinya. "Mianhae oppa. Aku tidak bermaksud membelanya" ujarku pelan.
"Oppa apa tangan mu baik-baik saja?" Aku mengambil tangan kanannya dan mengelusnya pelan. Dan masih tidak ada jawaban. Aku melihat sedikit goresan di punggung tangannya. "Sepertinya tanganmu terluka, chamkamman aku mengambilkan air hangat untukmu" aku berdiri dari dan mulai melangkah pergi.
Tapi dengan sigap Sungmin oppa menarikku, hingga kini, aku ada di atas tubuhnya. Dia menatapku lembut, dia menyentuh daguku. Wajahnya mendekat ke wajahku. Aku tidak melawan. Aku menutup mataku.
"CUP" dia mencium bibirku lembut dan lama. Dia mengelus-ngelus rambutku. Dia melepaskan ciuman hangatnya. Aku langsung pindah ke sampingnya. Dan membelakanginya
"Jangan tinggalkan aku. Bisakah kita tidur di kamar ini bersama?" Tanyanya pelan. Aku yang membelakanginya, hanya bisa diam, sembari menyentuh bibirku. Tanpa kusadari air mataku menetes. Aku tidak tau, aku menangis karena apa, bahagia, sedih, atau marah.
"Apa pertanyaanku menyulitkanmu? Baiklah aku pergi" ujarnya pelan.
"Anio oppa, kau tidak menyulitkanmu. Tidurlah denganku" jawabku pelan "baiklah" timpalnya. "Oppa mianhae sudah membuatmu marah, tapi sungguh. Aku tidak membela taecyeon oppa waktu itu" ujarku memberi penjelasan.
"Ara" jawabnya pelan."Jadi kau tidak marah denganku?" Tanya ku ragu.
"Awalnya aku marah, tapi sekarang tidak lagi" balasnya. Ah senangnya dia tidak marah padaku.
"Tapi kenapa kau tidak marah lagi padaku?" Mulutku ini memang tidak bisa berhenti bertanya. Jujur aku ragu menanyakan hal ini, dia tidak marah padaku saja sudah cukup. Tapi entah mengapa aku benar-benar ingin tau apa alasannya.
"apa ya, entahlah tapi sekarang aku tidak marah lagi padamu" dia langsung memelukku. Membuat nafasku tercekat. Kalau dia begini terus Lama-lama aku bisa menyukainya, ottoke ><.
"Ayo kita tidur, besok pekerjaan menanti kita" ujarnya. aku dapat merasakan nafasnya di leherku.
♥♥♥♥
"HYA!, kenapa kau ada di sini. Bagaimana kau tau alamat rumahku, kau menguntit ku?!" Seru Seohyun kaget saat melihat Kyuhyun ada di depan rumahnya.
"MWO?!Menguntit katamu?" Kyuhyun tidak kalah seru, "aku saja tidak tau ini rumahmu" lanjutnya. "Terus kenapa kau bisa ada di sini?" Seohyun merendahkan suaranya.
"Amma ku bilang dia arisan disini, dan dia memintaku menjemputnya" jelas Kyuhyun, seketika rona merah terpancar di pipi Seohyun karena malu.
"Jadi kau tidak mencariku?" Seohyun menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Cih, kau mengharapkanku mencarimu?. Mana ammaku, suruh dia cepat keluar, aku malas menunggunya"
"Ne arraso" jawab Seohyun lemah. Lalu masuk ke dalam. "Ah kau bodoh Seohyun, bisanya kau jadi kepedean begini" Seohyun menepuk-nepuk dahinya "babo-babo" gerutunya.
"Omo aku lupa, aku kan tidak tau yang mana ammanya Cho Kyuhyun" Seohyun mengedarkan pandangannya ke sekitar ahjumma-ahjumma yang sedang mengobrol ria. Dia langsung berlari kembali ke luar.
"Cho Kyuhyun..Cho Kyuhyun..!"Serunya memanggil Kyuhyun, tapi dia tidak menemukan sosok Cho Kyuhyun, "ah untuk apa aku memikirkannya" gumam Seohyun cuek lalu masuk kedalam rumah.
"Eits" tangan kekar menggenggam lengan kecil Seohyun, "mana ammaku?" Cho Kyuhyun langsung to the point.
"Didalam banyak ahjumma. Aku tidak tau yang mana ammmu" jawab Seohyun santai. "Haissh, ya sudah antar aku kedalam" ujar Kyuhyun seenaknya. Lalu berjalan mendahului Seohyun.
"Mwoya! Dia pikir siapa dia, seenaknya menyuruh-nyuruhku. Dekat saja tidak" umpat Seohyun dalam hati, dengan mimik wajah cemberut. Dia memperhatikan Kyuhyun. "Waeyo? Ayo antar aku. Kita memang tidak dekat, tapi jangan gitu dong sama tamu"
"Bagaimana dia bisa tau apa yang aku pikirkan" ucap Seohyun dalam hati. "Sudah jangan memikirkan hal itu, cepat antar aku kedalam" ujar Kyuhyun seenaknya (lagi). "Arraso! Dasar tuan tidak sabaran!" Seohyun langsung mendahului Kyuhyun, "tch, gadis itu malah lebih imut ketika dia cemberut dibanding ketika tertawa" gumam Kyuhyun sambil mengikuti Seohyun.
"Itu disana, kau carilah ammamu" ucap Seohyun kesal.
"Kau ini, masa dengan tamu cemberut gitu. Pantas wajahmu mirip nenekku, keriput" Timpal Kyuhyun, sambil terkekeh, Seohyun yang melihat tingkah Kyuhyun merasa jengkel karena diolok dan di tertawai.
"HYA CHO KYUHYUN ITU TIDAK LUCU!" Teriak Seohyun jengkel. Hingga membuat semua ahjumma melihat ke arah mereka. "Lihat, mereka semua jadi memperhatikan kita kan" ucap Kyuhyun kecil.
"MWO!.." Seohyun kembali teriak, tapi Kyuhyun langsung membekap mulutnya, dengan tangan tangan di lingkarkan di leher Seohyun (?) Jadi dia tampak seperti merangkul pundak Seohyun. Sambil menyengir ke arah para ahjumma. Sedangkan Seohyun, nampaknya dia sangat marah. Karena walaupun mulutnya sudah di tutup dia masih saja mengomel, walaupun perkataannya tidak jelas.
"Taeyeon ssi ternyata anak kita saling mengenal satu sama lain ya" Seorang ahjumma cantik, dan wajahnya masih nampak muda memandangi Kyuhyun dan Seohyun dengan penuh senyuman. "Iya, aku saja tidak tau putra Yoona ssi kenal dengan putri bungsuku"
"aku rasa anak kita cocok, hey kalian harusnya pacaran" Yoona adalah Amma Dari Cho Kyuhyun. Dia tersenyum jail melihat ke arah Seohyun dan Kyuhyun .
"MWO! ani ahjumma, aku tidak dekat dengannya" Seohyun langsung Menyangkal, Dia baru saja menggigit tangan Kyuhyun agar melepaskan tangannya dari bibir Seohyun.
"aigoo kalian ini pacaran kan?" Taeyeon langsung menyela, Dia tampak tersenyum jahil, Membuat Seohyun dan Kuhyun jadi agak salah tingkah.
"kalian pasti pacaran. buktinya kalian begitu dekat" Timpal Seorang ahjumma bertubuh gempal. Semakin membuat Seohyun dan Kyuhyun salah tingkah.
"terserah kalian lah" Seohyun langsung lari meninggalkan ruang keluarga, menuju kamarnya. "aigoo, anakmu itu pemalu sekali ya" Yoona tampak tersenyum melihat perilaku Seohyun.
"babo" Gumam Kyuhyun sambil tersenyum kecil melihat kepergian Seohyun. "gomawo Ahjumma dan Amma" lanjutnya lalu memakan satu puding.
♥♥♥♥
"oppa apa make up ku tidak terlalu tebal?" Tanya Sunny sambil memperhatikan wajahnya di kaca make upnya.
"yeoppo" jawab Sungmin dia tersenyum memperhatikan Sunny yang tampak sibuk berdandan.
"Jeongmal?" Sunny menoleh sebentar kearah Sungmin., tapi dia kembali lagi memperhatikan wajahnya di depan kaca. "ne, jeongmal, kau yeoppo" jawab Sungmin.
"oppa, apa baju ku tampak norak?" tanya Sunny lagi, sambil memegangi dressnya. Sungmin mendekati Sunny yang tampak ribut. dia mengalungkan tangannya di pundak Sunny. mebuat Sunny agak terkejut. "Oppa!"
"kau cantik Sunny, kau benar-benar cantik. dandananmu tidak menor, dan dress mu sangat luucu dan tidak norak" bisik Sungmin di telinga Sunny, lalu dia melepaskan tangannya.
"Kajja kita berangkat" Sungmin meninggalkan Sunny yang tampak terpaku di depan kaca. di tersenyum kecil.
Skipp >>>>>
"Kau terlalu tegang, Ammaku sudah menyiapkan sup rumput laut dan gulgogi"
"aku masih ragu dan merasa takut"
"gwenchana.. Semua akan baik-baik saja" Sungmin menggenggam tangan Sunny. Lalu dia menekan bel rumah.
Seorang ahjumma membuka pintu untk mereka. dia tersenyum lebar melihat Sungmin dan Sunny.
"anyeonghaseo eomonim" Sunny Bow. ya ahjumma itu adalah mertua Sunny, yang tidak lain adalah Dana ahjumma, eomma dari Sungmin. "Sunny-ah kau cantik" Dana langsung memeluk Sunny, melupakan putra Semata wayangnya yang ada di samping Sunny menunggu pelukan darinya.
"kajja kita masuk" Dana mempersilahkan Sunny dan Sungmin masuk kedalam rumah. "yeobo mereka datang!" Seru dana memanggil Suaminya. terdengar suara kaki berlari kencang dari atas. "Sungmin!" Appa Sungmin berseru bahagia, lalu berlari menuju anaknya dan memeluknya. "aku rindu menonton bola bersamamu appa" ujar Sungmin. "na do nak" jawab appa Sungmin sambil membelai rambut anaknya.
"ayo kita makan malam, keburu dingin masakannya" ujar Dana.
"kajja" jawab Kang in.
"dia memutuskan hubungan kami, begitu saja. tanpa menjelaskan apa penyebabnya" Cerca Jessica dia lalu duduk disamping Taecyeon, lalu mengambil gelas dan menumpahkan Soju itu kegelas tersebut seraya meminumnya.
"Sunny..Sunny" Racau Taecyeon, tatapan matanya menerawang. "aku rasa aku mencitainya jess" lanjutnya.
"Mwo! Oppa!" Jessica langsung tersentak kaget. "kau ini apa-apaan"
"bukannya kau juga mencintai Sungmin ?"
"Jeongmal?" Sunny menoleh sebentar kearah Sungmin., tapi dia kembali lagi memperhatikan wajahnya di depan kaca. "ne, jeongmal, kau yeoppo" jawab Sungmin.
"oppa, apa baju ku tampak norak?" tanya Sunny lagi, sambil memegangi dressnya. Sungmin mendekati Sunny yang tampak ribut. dia mengalungkan tangannya di pundak Sunny. mebuat Sunny agak terkejut. "Oppa!"
"kau cantik Sunny, kau benar-benar cantik. dandananmu tidak menor, dan dress mu sangat luucu dan tidak norak" bisik Sungmin di telinga Sunny, lalu dia melepaskan tangannya.
"Kajja kita berangkat" Sungmin meninggalkan Sunny yang tampak terpaku di depan kaca. di tersenyum kecil.
Skipp >>>>>
"Kau terlalu tegang, Ammaku sudah menyiapkan sup rumput laut dan gulgogi"
"aku masih ragu dan merasa takut"
"gwenchana.. Semua akan baik-baik saja" Sungmin menggenggam tangan Sunny. Lalu dia menekan bel rumah.
Seorang ahjumma membuka pintu untk mereka. dia tersenyum lebar melihat Sungmin dan Sunny.
"anyeonghaseo eomonim" Sunny Bow. ya ahjumma itu adalah mertua Sunny, yang tidak lain adalah Dana ahjumma, eomma dari Sungmin. "Sunny-ah kau cantik" Dana langsung memeluk Sunny, melupakan putra Semata wayangnya yang ada di samping Sunny menunggu pelukan darinya.
"kajja kita masuk" Dana mempersilahkan Sunny dan Sungmin masuk kedalam rumah. "yeobo mereka datang!" Seru dana memanggil Suaminya. terdengar suara kaki berlari kencang dari atas. "Sungmin!" Appa Sungmin berseru bahagia, lalu berlari menuju anaknya dan memeluknya. "aku rindu menonton bola bersamamu appa" ujar Sungmin. "na do nak" jawab appa Sungmin sambil membelai rambut anaknya.
"ayo kita makan malam, keburu dingin masakannya" ujar Dana.
"kajja" jawab Kang in.
♥♥♥♥
"Oppa ottoke, ku rasa rencana kita akan gagal, aku sudah di campakkan oleh Sungmin oppa. Dia mengirimiku Sebuah pesan singkat. lihat ini" Jelas Jessica, sambil memperlihatkann layar hpnya kepada Taecyeon yang sedang meminum Soju ke 18 nya hari ini.
From: Sungmin oppa.
Jessica kita putus ........
"dia memutuskan hubungan kami, begitu saja. tanpa menjelaskan apa penyebabnya" Cerca Jessica dia lalu duduk disamping Taecyeon, lalu mengambil gelas dan menumpahkan Soju itu kegelas tersebut seraya meminumnya.
"Sunny..Sunny" Racau Taecyeon, tatapan matanya menerawang. "aku rasa aku mencitainya jess" lanjutnya.
"Mwo! Oppa!" Jessica langsung tersentak kaget. "kau ini apa-apaan"
"bukannya kau juga mencintai Sungmin ?"
"oppa! kau ini kenapa" jawab Jessica tidak percaya. Dia tampak mengigit bibir bawahnya.menahan tangisnya keluar. dia tidak sanggup mendengar ucapan Taecyeon.
"memang awalnya aku hanya berpura-pura untuk mencintainya, tapi karena sikapnya yang terlalu baik. aku jadi nyaman dengannya. hatiku tidak bisa berbohong, kalau aku mencintainya"
"CUKUP OPPA! CUKUP! AKU TIDAK MAU MENDENGAR LAGI UCAPAN ITU" Seru Jessica, akhirnya dia menumpahkan tangisnya disana.
"Mianhae" jawab Taecyeon lirih, "TERUS BAGAIMANA DENGANKU. BAGAIMANA DENGAN HUBUNGAN KITA!" kini suara Jessica lebih nyaring dari sebelumnya.
Taecyeon hanya diam, dia beranjak dari sofa, dan meninggalkan Jessica, yang masih menangis. Jessica meraih gelasnya dan menumpahkan Soju ke dalam gelasnya. dia meminum Soju tersebut.
Dia meraih tasnya dan menelepon seseorang di luar sana.
♥♥♥♥
"oppa"
"Hmm"
"masakan Emeoni, enak sekali aku menyukainya." Puji Sunny.
"kalau begitu aku akan menyuruh ammaku sering-sering memasak buatmu"
"tidak usah oppa, aku tidak ingin merepotkan Emeoni"
Nice show! Nice show! Opera!
Odoru yo opera utau yo opera
Ne ii kara! Kūru ni iko u ka!
Nice show! Nice show! Opera!
Kiwadoi opera taito na opera
Sa ii kara! Kore ga ii kara!
Odoru yo opera utau yo opera
Ne ii kara! Kūru ni iko u ka!
Nice show! Nice show! Opera!
Kiwadoi opera taito na opera
Sa ii kara! Kore ga ii kara!
Deringan Handphone Sungmin, membuat pembicaraan Sungmin dan Sunny terhenti. "Chamkamman" Sngmin mengangkat Handphonenya.
" Yeoboseyo"
"Oppa bisakah kau ke bar, tempat biasanya kau dan aku datang"
"mianhae tapi aku tidak bisa"
"oppa ku mohon, sekali ini saja" Sungmin langsung menatap ke Sunny, dia takut Sunny mendengarnya. Sunny yang merasa di tatap. langsung mengalihkan pandangannya ke Sungmin. Dia tersenyum, Kebetulan dia mendengar ucapan Sungmin. "Oppa pergilah dengannya, kau boleh menurunkan aku disini" Ujar Sunny lembut.
" baiklah" Sungmin langsung menutup teleponnya. "Oppa turunkan aku disini, kau kan mau pergi dengan Jessica" Titah Sunny sambil tersenyum. Sungmin masih bingung. akhirnya dia menghentikan mobilnya. "Oppa nikmati kencan kalian"
Saat Sunny hampir keluar dari mobil, Sungmin langsung meraih tangan Sunny, menahannya untuk pergi.
"ikutlah denganku, aku tidak berkencan dengannya. kau salah paham. kita lah yang sedang kencan"
"Tapi oppa"
"aku bilang masuk lah" akhirnya Sunny masuk lagi kedalam mobil Sungmin.
♥♥♥♥
"kau tidak turun?" tanya Sungmin
"anio aku disini saja oppa" jawab Sunny. "baiklah aku masuk dulu ya"
"ne oppa"
Sungmin pun turun dari mobil, meninggalkan Sunny. Dia masuk kedalam Bar yang dimaksud Jessica. Sunny meniup-niup poninya, sekedar menghilangkan rasa bosannya, Dia tampak tersenyum sendiri. Dia mengingat kembali saat Sungmin meraih tangannya. untuk masuk kembali kedalam mobilnya.
Nice show! Nice show! Opera!
Odoru yo opera utau yo opera
Ne ii kara! Kūru ni iko u ka!
Nice show! Nice show! Opera!
Kiwadoi opera taito na opera
Sa ii kara! Kore ga ii kara!
Odoru yo opera utau yo opera
Ne ii kara! Kūru ni iko u ka!
Nice show! Nice show! Opera!
Kiwadoi opera taito na opera
Sa ii kara! Kore ga ii kara!
"Hoh bukannya itu suara handphone Sungmin Oppa" Sunny langsung meraih handphone Sungmin, tapi suara panggilan itu berhenti, mungkin karena lama tidak di angkat. Akhirnya Sunny berniat menyusul Sungmin ke dalam bar. Dia melihat ke sekeliling bar, dan akhirnya dia melihat sosok Sungmin berjalan menghampiri Seorang yeoja yang duduk dengan pandangan menerawang.
Dia memberanikan diri mendekati mereka. tapi baru saja dia hampir dekat dengan mereka, betapa terkejutnya Sunny melihat Jessica langsung mencium bibir Sungmin yang baru saja menghampirinya.
"Oppa" ujar Sunny lirih, dia berusaha menahan air matanya. Sungmin yang tidak sengaja melihat bayangan Sunny di kaca, langsung melepas ciuman Jessica, dan membalikkan badannya untuk melihat Sunny, yang tampak akan menangis melihatnya berciuman dengan jessica.
CONTINUED
Sorry Guys kalau kelanjutannya kelamaan, jangan lupa Comment ya ^^ sekalian follow ya Luhan_suho .

seru min lanjut ya :D
ReplyDeletene sya lanjutkan ko. gamsa ^^
Deletebagus author,, lanjut boleh? aku sunsun shipper banget :)
ReplyDeleteok ntar sya lanjutin^^
DeleteAkhirnya author update juga
ReplyDeletesuka-suka ditunggu chap
selanjutnya fighting!! ^^
hehehe iya. Okedeh :D
Deletelanjutt... eh , author... bole gx buat ff nya EXO juga ? aku mau si chanyeol XD
ReplyDeleteOke...oke saran di terima :). tapi masih harus di pertimbangkan dulu ya :)
Deletethor lanjut yaa..
ReplyDeletekece bangettt..
FIGHTING THOR!:D
ok mksih
Deletethor...seru nih..lajutin ya..tapi jangan
ReplyDeletelama-lama dong gk sabar tau nunggunya
abisnya kereeennnn abiezzz ak ska banget..
Nice FF thor...
ReplyDeleteLanjutin ya thor...
Saya sunsun shipper
cepetan ya thor...
Saya mohon dengan sangat FF nya keren sekali :D
Thor
ReplyDeletesaya sunsun shipper juga reader baru :D
saya ninggalin jejaknya disini ne ?
Thor lanjutin dong..
Nice FF. Keren banget. Saya ampe rela buka internet tiap hari untuk baca lanjutannya. Palli ya min ng postnya. Hwaiting ! Thor ! Saya akan menunggu tp cepetan ne ?
Thor..
ReplyDeleteCepetan dong publishnya ...
Saya sunsun shippers
ini FF twrkeren yg saya baca..
Cepet ya min jangan buat saya lumutan ._.v
Thor dr semua FF kayaknya ini yang paling bagus ._.v
ReplyDeletesoalnya alurnya kaya drama korea gituh :D
please lanjut dong thor..
Aku mohon dengan sangat..
Bisa kering aku nunggunya :D
Annyeong :)
ReplyDeletesaya readers baru :D
namaku anggun :)
aku udah baca yg part 1 - 6 tp aku ninggalin jejaknya disini gpp kan ?
FFnya keren + bagus banget.
Aku bayangin jd kaya nonton drama.
Please lanjut ya thor :)
di publishnya cepetan :)
maaf banyak komentar. Terima kasih :)
Hi chingu :)
ReplyDeleteaku readers baru :D
cindy imnida :D
FFnya keren banget loh thor :)
ibuku aja ampe seneng bacanya O.o #abaikan
tp beneran ibuku suka bacanya.
Lanjutnya cepetin dong thor :(
aku dan ibuku nge fans berat fanfict mu apalagi yang ini :D
Cindy ?
DeleteAku anggun
Kmu cindy temenku ? ==''
wah.. Pasti kmu lg bca FF sama ibumu ya ? Kok bisa barengan bacanya sama aku ?*bisalah,masalah buatmu ?* #abaikan :D
Anggu ? Anggunita ?
DeleteOh.. Kan ketularan kamu -_-
kamu yg promote FF ini di kelas. Ya.. Aku baca ternyata bener kata kamu, FFnya keren . Haha
lanjut unn :) bagus ceritanya, aku sukaaa
ReplyDeletehwaiting^^b
Annyeong chingu ^^
ReplyDeletedana imnida..
Tapi aku namja loh...
FFnya keren..
Aku sunsun shippers
dari semua FF sunsun yg ku baca
ini yg paling bagus d(' o ')b
cepetan di publish ya ?
Udah ga sabar bacanya
Hi :)
ReplyDeleteerika imnida :)
tolong dilanjut ya thor
aku mohon jangan kelamaan nanti aku bisa ngeness di pojokan karna nungguin#plaakk
gamsaham
Lanjutin dong thor
ReplyDeletetapi cepetan readers disini bisa bosen nunggunya
fighting thor !
Lanjut
ReplyDeletehai chingu .. ^^
ReplyDeleteperkenalkan saya readers baru ..
mia imnida ^^
ff nya bagus banget, saya suka
ditunggu part selanjutnyaa :)
mian baru balas semuanya. ne ditunggu ya ntar saya lanjutin kok :D
ReplyDeletenew reader nih x)
ReplyDeletelove this FF so much :D <3
author cepetan dilanjut ya, ga sabar -.-
It udh di publish kok part 7 nya, cek aj di beranda :)
Deleteudah nunggu lama akhirnya update juga :D. bacanya jadi dag dig dug nih hahahha.
ReplyDeletebagus min lanjutin ya XD
Annyeong Author :D
ReplyDeleteNew Reader , Nabila imnida ^^
Bagus banget FF nya >w<
Lanjutin dong thor TwT
Luph yu so mach (?) #abaikan
ini udh lanjut kok :D
Deleteunni ayo dong cepet2 di post ak penasaran...nihhh kumohon #maksa.
ReplyDeleteCeritanya bagus >w<
ReplyDeleteTErus berkarya ya Eonnie =3
unnie .... part 7ny mn ? =_="
ReplyDeletemakin rameee....
ReplyDeletesunsun...
seokyuuu